- Istimewa
Gerhana Matahari Total 2026 Terjadi Agustus, Ini Daftar Lengkap Gerhana dan Kenapa Tak Terlihat di Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com – NASA memprediksi akan terjadi empat fenomena gerhana sepanjang tahun 2026, terdiri dari dua gerhana Matahari dan dua gerhana Bulan. Dari seluruh rangkaian tersebut, salah satu yang paling dinantikan dunia adalah gerhana Matahari total yang terjadi pada Agustus 2026. Namun, tidak semua fenomena ini dapat diamati dari Indonesia.
Dari empat gerhana yang tercatat, hanya satu yang bisa disaksikan langsung dari wilayah Tanah Air. Sementara itu, gerhana Matahari total yang menjadi sorotan global justru tidak terlihat dari Indonesia karena jalur bayangannya berada jauh dari Nusantara.
Lantas, kapan saja gerhana Matahari total terjadi? Gerhana apa yang bisa diamati dari Indonesia? Berikut ulasan lengkapnya.
Daftar Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan 2026
Mengacu pada data resmi NASA, empat fenomena gerhana yang terjadi sepanjang 2026 adalah:
-
Gerhana Matahari Cincin – Selasa, 17 Februari 2026
-
Gerhana Bulan Total – Jumat, 3 Maret 2026
-
Gerhana Matahari Total – Rabu, 12 Agustus 2026
-
Gerhana Bulan Sebagian – Kamis–Jumat, 27–28 Agustus 2026
Fenomena gerhana Matahari total pada 12 Agustus 2026 diprediksi menjadi salah satu peristiwa astronomi paling spektakuler tahun depan karena memperlihatkan Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan dalam beberapa menit di wilayah tertentu di Bumi.
Sebelumnya, fenomena gerhana terakhir sebelum memasuki 2026 adalah gerhana Matahari sebagian yang terjadi pada Minggu, 21 September 2025.
Gerhana yang Bisa Diamati dari Indonesia
Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa hanya satu fenomena gerhana yang dapat disaksikan langsung dari Indonesia sepanjang 2026.
“Hanya Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 yang bisa diamati di Indonesia,” ujar Thomas saat dihubungi, Selasa (23/9/2025).
Menurutnya, gerhana bulan tersebut dapat disaksikan karena berlangsung pada malam hari waktu Indonesia, sehingga posisi Bulan berada di atas horizon dan memungkinkan masyarakat mengamatinya tanpa alat khusus.
Mengapa Gerhana Matahari Total Tak Terlihat di Indonesia?
Meski dunia akan menyaksikan gerhana Matahari total pada 12 Agustus 2026, fenomena ini tidak dapat diamati dari Indonesia. Thomas menjelaskan, hal tersebut disebabkan oleh jalur bayangan Bulan yang tidak melintasi wilayah Nusantara.
Berikut lokasi jalur bayangan untuk dua gerhana Matahari 2026:
-
Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026: Terjadi di sekitar Antartika dan Afrika Selatan.
-
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Melintasi wilayah Arktik, Amerika Utara, dan Eropa.
Dengan posisi tersebut, masyarakat Indonesia tidak berada dalam lintasan umbra maupun penumbra Bulan, sehingga tidak dapat menyaksikan langsung fenomena gerhana Matahari total maupun gerhana Matahari cincin tahun depan.
Sementara itu, Gerhana Bulan Sebagian 27–28 Agustus 2026 juga tidak terlihat dari Indonesia karena terjadi pada siang hari waktu setempat.
“Gerhana bulan sebagian 28 Agustus 2026 di Indonesia berlangsung pada siang hari, sehingga tidak bisa diamati,” jelas Thomas.
Cara Tetap Menyaksikan Gerhana Matahari Total 2026
Meski gerhana Matahari total Agustus 2026 tidak terlihat dari Indonesia, masyarakat tetap dapat mengikuti fenomena ini melalui siaran langsung atau live streaming dari lembaga astronomi internasional dan komunitas pengamat langit.
Biasanya, NASA, observatorium nasional, serta komunitas astronomi menyediakan tayangan langsung yang menampilkan proses tertutupnya Matahari oleh Bulan hingga munculnya korona Matahari, ciri khas dari gerhana Matahari total.
Fenomena ini tetap menarik untuk disimak karena jarang terjadi di lokasi yang sama dan menjadi salah satu momen penting dalam studi astronomi, terutama terkait pengamatan atmosfer Matahari.
Dengan demikian, meski Indonesia tidak dilewati jalur gerhana Matahari total 2026, masyarakat tetap dapat menikmati momen langka tersebut secara virtual sambil menunggu kesempatan berikutnya ketika gerhana Matahari total kembali melintasi wilayah Tanah Air.