- Antara
Banjir Jakarta Kembali Meluas Jumat Pagi, 125 RT dan 14 Ruas Jalan Masih Terendam
Jakarta Utara – 2 RT
-
Kelurahan Kapuk Muara: 2 RT, tinggi air 40 cm
Jalan Tergenang Akibat Banjir Jakarta
Selain permukiman, banjir Jakarta juga menggenangi 14 ruas jalan, antara lain:
-
Jl. Srengseng Raya, Jakarta Barat – 25 cm
-
Jl. Daan Mogot KM 13, Jakarta Barat – 30 cm
-
Jl. Peternakan II, Kapuk, Jakarta Barat – 20 cm
-
Jl. Gotong Royong, Kapuk, Jakarta Barat – 40 cm
-
Jl. Kapuk Bongkaran, Jakarta Barat – 40 cm
-
Depan RS Soeharto Heerdjan, Jakarta Barat – 10 cm
-
Jl. Taman Kota, Jakarta Barat – 20 cm
-
Perumahan BTN Jl. Delima VIII, Jakarta Barat – 35 cm
-
Jl. Strategi Raya, Joglo, Jakarta Barat – 65 cm
-
Jl. Basoka Raya, Joglo, Jakarta Barat – 65 cm
-
Jl. Pulo Raya IV, Petogogan, Jakarta Selatan – 50 cm
-
Jl. Raya Cipinang Indah, Jakarta Timur – 40 cm
-
Jl. Kebon Pala II RW 04, Jakarta Timur – 60 cm
-
Jl. Kebon Pala II RW 05, Jakarta Timur – 40 cm
BPBD DKI Jakarta menyebutkan bahwa penyebab utama banjir Jakarta kali ini adalah curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah hulu dan Jakarta sejak Kamis malam, ditambah luapan sejumlah saluran air dan sungai.
BPBD Terus Lakukan Penanganan Banjir Jakarta
BPBD DKI Jakarta memastikan petugas gabungan terus dikerahkan untuk menangani banjir Jakarta, mulai dari penyedotan genangan, pengoperasian pompa air, hingga evakuasi warga jika diperlukan. Aparat kelurahan dan kecamatan juga diminta bersiaga untuk membantu kebutuhan dasar warga terdampak banjir Jakarta.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir Jakarta susulan, khususnya di wilayah langganan genangan dan bantaran sungai. BPBD juga mengingatkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan yang dapat memperparah penyumbatan saluran air dan memperluas dampak banjir Jakarta.
Hingga Jumat pagi, BPBD DKI Jakarta terus memantau perkembangan banjir Jakarta dan memperbarui data wilayah terdampak secara berkala. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap genangan dapat segera surut seiring membaiknya kondisi cuaca dan optimalisasi sistem pengendalian banjir di berbagai titik rawan. (ant/nsp)