- Antara
Banjir Jakarta Meluas, Ratusan Pompa Air Dikerahkan untuk Jangkau Titik Genangan
Jakarta, tvOnenews.com – Banjir Jakarta akibat curah hujan sangat lebat hingga ekstrem membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memaksimalkan operasional ratusan pompa air di berbagai wilayah ibu kota. Pompa air permanen maupun pompa bergerak dikerahkan untuk mempercepat surutnya genangan dan menekan dampak banjir Jakarta di permukiman serta ruas jalan.
Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Nugraharyadi, mengatakan bahwa pompa bergerak atau mobile digunakan untuk menjangkau lokasi-lokasi banjir Jakarta yang tidak terlayani oleh pompa permanen.
“Pompa bergerak digunakan untuk menjangkau lokasi banjir Jakarta yang tidak terlayani pompa permanen,” kata Nugraharyadi, Jumat (23/1/2026).
Ratusan Pompa Air Siaga Hadapi Banjir Jakarta
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta mengoperasikan sebanyak:
-
668 unit pompa permanen di 243 lokasi
-
536 unit pompa bergerak (mobile) yang disebar di lima wilayah administrasi Jakarta
Seluruh unit tersebut difokuskan untuk mengurangi genangan akibat banjir Jakarta, terutama di kawasan langganan banjir dan daerah rendah yang rawan limpasan air hujan.
Selain pompa air, Dinas SDA DKI Jakarta juga menyiagakan ribuan personel lapangan yang dikenal sebagai pasukan biru untuk membantu penanganan banjir Jakarta, termasuk membersihkan saluran air, memastikan pompa berfungsi optimal, dan membantu warga di lokasi terdampak.
“Terdapat kurang lebih 3.880 personel pasukan biru yang disiagakan di lapangan sebagai langkah mitigasi banjir Jakarta,” ujar Nugraharyadi.
Fokus Pompa Mobile Jangkau Titik Banjir Jakarta Terisolasi
Pemprov DKI Jakarta menaruh perhatian khusus pada wilayah banjir Jakarta yang tidak memiliki infrastruktur pompa stasioner. Untuk itu, pompa mobile menjadi andalan utama dalam menjangkau titik-titik genangan yang sulit diakses.
Pompa mobile ini dikerahkan ke permukiman padat, kawasan perumahan, hingga ruas jalan utama yang tergenang banjir Jakarta, agar air dapat segera dipompa ke saluran pembuangan atau sungai terdekat.
Langkah ini diharapkan dapat mempersingkat durasi genangan sekaligus meminimalkan gangguan aktivitas masyarakat akibat banjir Jakarta yang kerap terjadi saat hujan ekstrem mengguyur ibu kota.
Antisipasi Banjir Rob dan Cuaca Ekstrem
Selain hujan deras, Pemprov DKI Jakarta juga mewaspadai potensi banjir Jakarta akibat banjir rob di wilayah pesisir. Karena itu, pasukan biru dan pompa air disiagakan di kawasan pesisir utara Jakarta untuk mengantisipasi naiknya permukaan air laut yang dapat memperparah genangan.
BPBD DKI Jakarta sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada 22–24 Januari 2026. Kondisi cuaca tersebut berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi berupa genangan hingga banjir Jakarta di sejumlah wilayah.
Warga Diminta Pantau Informasi Banjir Jakarta
Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir Jakarta, khususnya warga yang tinggal di daerah rawan genangan dan bantaran sungai. Warga juga diminta memantau perkembangan Tinggi Muka Air (TMA) melalui situs resmi posko banjir Dinas SDA DKI Jakarta serta aplikasi JAKI.
Dalam kondisi darurat akibat banjir Jakarta, masyarakat dapat segera menghubungi layanan darurat 112 agar petugas dapat bergerak cepat ke lokasi terdampak.
Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa optimalisasi pompa air, kesiapsiagaan personel, serta koordinasi lintas instansi akan terus dilakukan hingga kondisi cuaca membaik dan banjir Jakarta dapat ditangani secara maksimal.
Langkah-langkah ini diharapkan mampu menekan dampak banjir Jakarta, menjaga keselamatan warga, serta mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat di ibu kota. (nsp)