- Basarnas
Evakuasi Dramatis Longsor di Cisarua, Tim SAR Temukan Korban Selamat dan 4 Jenazah: 80 Orang Belum Ditemukan
Jakarta, tvOnenews.com - Tim SAR Gabungan hingga Sabtu malam terus melakukan operasi pencarian dan evakuasi korban terdampak bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan Pasir Kuning RT 05/11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Hingga Sabtu (24/1/2206) malam pukul 19.00 WIB, proses evakuasi masih berlangsung di tengah kondisi medan yang sulit. Dalam operasi hari ini, tim berhasil mengevakuasi satu korban selamat serta menemukan empat korban meninggal dunia.
Selain itu, dua bagian tubuh korban juga ditemukan dan saat ini masih menjalani proses identifikasi oleh tim DVI.
"Mulai pukul 11.10 WIB siang tadi, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi 1 korban selamat atas nama Lili dan dievakuasi ke Puskesmas Pasirlangu, tim selanjutnya melaksanakan evakuasi terhadap korban lainnya yang ditemukan meninggal dunia" kata Ade Dian, SAR Mission Coordinator Operasi SAR Bencana Tanah Longsor di Cisarua Bandung Barat.
Pencarian kembali membuahkan hasil pada pukul 15.54 WIB. Tim SAR Gabungan menemukan tiga korban berjenis kelamin perempuan.
Dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di satu lokasi, sementara satu korban lainnya ditemukan di titik koordinat yang berbeda.
Penemuan terakhir pada hari ini terjadi pada pukul 18.23 WIB, di mana satu korban perempuan kembali ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Setelah itu, pada pukul 19.00 WIB, tim melaksanakan debriefing serta evaluasi harian untuk menentukan langkah lanjutan operasi.
Berdasarkan data sementara hingga saat ini, tercatat 23 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia.
Dari jumlah korban meninggal, lima orang telah diserahkan kepada pihak keluarga, sementara empat korban masih berada di Posko DVI untuk keperluan identifikasi lanjutan.
Selain itu, sekitar 80 orang masih dalam pencarian, dengan data yang bersifat sementara dan dapat berubah, serta dua body part yang masih dalam proses identifikasi.
Proses pencarian dihadapkan pada kendala cuaca dan medan. Hujan deras yang mengguyur lokasi kejadian dilaporkan menghambat upaya evakuasi, ditambah dengan akses menuju area pencarian yang sulit sehingga membatasi mobilisasi personel dan peralatan. Operasi pencarian dijadwalkan akan dilanjutkan pada hari berikutnya. (rpi)