- Tim tvOnenews/Aldi Herlanda
KKP Gelar Penghormatan dan Pelepasan Terhadap Tiga Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar upacara penghormatan dan pelepasan jenazah tiga karyawannya yang menjadi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500.
Penghormatan digelar di Auditorium Madidihang, Akademi Usaha Perikanan (AUP) Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu itu diselimuti dengan tangis keluarga.
Mereka tak kuasa menahan tangis saat orang yang dicintainya pergi untuk selama-lamanya.
Diketahui, ketiga korban dalam insiden itu yaitu Kapten Andy Dahananto selaku pilot pesawat, serta dua pegawai KKP, Ferry Irawan dan Yoga Naufal.
Ketiga jenazah ini diserahkan kepada negara untuk segera dilakukan prosesi pemakaman.
Jasad para korban ini terlihat dimasukan ke dalam peti, diluarnya terdapat bendera merah putih yang membalut peti tersebut.
Usai dilakukan penyerahan oleh pihak keluarga, selanjutnya peti-peti jenazah dibawa ke mobil bulan untuk dilangsungkan pemakaman.
Berdasarkan informasi, ketiganya dimakamkan di tempat berbeda yakni di Tempat Pemakanan Umum (TPU) Pondok Ranggon dan TPU Malaka I, Pondok Kopi.
Sebelumnya, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jenazah terakhir korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Jumat (23/1/2026) pagi.
Kabar baik tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Operasi dan Siaga (Kasiops) Kantor SAR Kelas A Makassar, Andi Sultan.
Ia mengungkapkan, korban terakhir atau jenazah ke-10 ditemukan Tim SAR Gabungan pada pukul 09.16 WITA.
Dengan temuan ini, seluruh korban kecelakaan pesawat nahas tersebut akhirnya berhasil ditemukan.
"Pada pukul 09.16 WITA, Alhamdulillah korban (ke-10) ditemukan, paket ke-10 sudah ditemukan dan saat ini sementara proses evakuasi," kata Andi.
Temuan ini menandai hampir rampungnya operasi SAR kecelakaan Pesawat ATR 42-500 yang melibatkan puluhan personel lintas instansi.
Total korban yang ditemukan terdiri dari tujuh kru pesawat serta tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). (aha/ree)