news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Profil Lucky Element, Musisi yang Mengukir Jejak di Musik Indonesia hingga Tutup Usia.
Sumber :
  • Istimewa

Profil Lucky Element, Musisi yang Mengukir Jejak di Musik Indonesia hingga Tutup Usia

Profil Lucky Element, pendiri dan vokalis Element yang wafat di usia 49 tahun, kiprah musik, karier, dan perjuangannya melawan penyakit.
Senin, 26 Januari 2026 - 07:05 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Dunia musik Indonesia berduka atas wafatnya Lucky Element, vokalis sekaligus pendiri band Element, yang meninggal dunia pada Minggu, 25 Januari 2026. Kepergian musisi bernama lengkap Lucky Widjatmoko ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar yang telah mengikuti perjalanan musiknya sejak era akhir 1990-an.

Kabar duka tersebut disampaikan oleh rekan satu bandnya, Ferdy Tahier, serta melalui akun resmi Element di media sosial. Dalam unggahan tersebut, Element menyampaikan belasungkawa dan doa agar amal ibadah Lucky diterima serta mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan. Lucky Widja lahir pada 1 September 1976 dan wafat pada usia 49 tahun.

Lucky dikenal sebagai salah satu figur penting di balik lahir dan berkembangnya band Element. Ia mendirikan band tersebut pada 1999, yang kemudian menjadi salah satu grup pop paling dikenal di Indonesia. Bersama Element, Lucky berperan besar dalam membangun karakter musik band ini, yang dikenal dengan lagu-lagu bernuansa romantis dan emosional serta vokal yang kuat.

Selain dikenal sebagai musisi, Lucky Widja juga memiliki latar belakang pendidikan yang kuat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ia merupakan lulusan Universitas Kristen Indonesia. Di luar dunia musik panggung, Lucky juga aktif di industri kreatif dan hiburan, menempati sejumlah posisi strategis di berbagai perusahaan musik dan media.

Beberapa peran profesional yang pernah dijalani Lucky Widja antara lain:

  • Pendiri Band Element (1999)

  • Co-founder MS Musik Indonesia (sejak Juli 2019)

  • Chief Executive Officer The Bencoole (Juli 2021–Agustus 2022)

  • Head of Business Development Rans Music (September 2018–April 2020)

  • Head of Creative Pendulum Arta Media (April 2015–November 2019)

Kiprah Lucky tidak hanya terbatas sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai kreator, pengembang bisnis musik, dan sosok di balik layar yang ikut mendorong lahirnya berbagai proyek kreatif di industri hiburan Tanah Air. Hal ini membuat namanya dikenal luas, tidak hanya di kalangan penggemar musik, tetapi juga di industri profesional.

Dalam perjalanan hidupnya, Lucky Widja sempat menghadapi tantangan besar terkait kondisi kesehatan. Pada 2022, ia didiagnosis mengidap tuberkulosis ginjal, penyakit langka yang menyerang saluran kemih secara menyeluruh. Kondisi tersebut membuat berat badannya turun drastis, dari sekitar 84 kilogram menjadi sekitar 62 kilogram.

Lucky pernah mengungkap bahwa dirinya sempat pingsan setelah tampil di atas panggung sebelum akhirnya mengetahui penyakit yang dideritanya, setelah berpindah-pindah dokter dan rumah sakit. Meski begitu, ia memilih untuk tidak terlalu mengumbar kondisinya ke publik. Bagi Lucky, yang terpenting adalah tetap menjalani pengobatan dan terus berkarya.

Dalam sebuah kesempatan, Lucky menjelaskan bahwa tuberkulosis tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa menyerang organ lain, termasuk ginjal. Ia menyebut bahwa penyakit tersebut sempat membuat salah satu ginjalnya mengecil, sementara yang lain mengalami pembengkakan. Meski dalam kondisi tersebut, Lucky tetap tampil bersama Element, menunjukkan dedikasi dan profesionalisme tinggi terhadap dunia musik.

Rekan satu bandnya, Ferdy Tahier, dalam unggahan duka, turut menyinggung perjuangan Lucky melawan penyakit yang diidapnya. Ia menyebut bahwa sahabatnya itu kini telah terbebas dari rasa sakit, tidak lagi membutuhkan perawatan intensif seperti cuci darah dan oksigen, serta berharap Lucky mendapatkan ketenangan di alam baka.

Sebagai musisi, Lucky Widja juga dikenal sebagai sosok rendah hati dan berdedikasi. Ia pernah tampil dalam berbagai proyek hiburan, termasuk menjadi bintang video klip ABThree, yang semakin mengukuhkan popularitasnya di era awal 2000-an. Namun, di balik sorotan publik, Lucky tetap dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan tidak suka memamerkan kondisi pribadinya, termasuk saat sakit.

Lucky Widja wafat di usia yang relatif muda, namun meninggalkan jejak panjang dalam perjalanan musik Indonesia. Karyanya bersama Element menjadi bagian dari memori kolektif generasi pendengar musik pop Tanah Air. Lagu-lagu yang ia nyanyikan terus diputar dan dikenang, menjadi saksi kontribusinya dalam industri kreatif nasional.

Rencananya, almarhum akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta, pada Senin, 26 Januari 2026, siang hari setelah Salat Dzuhur. Keluarga, sahabat, serta para penggemar diperkirakan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang telah memberikan warna tersendiri bagi musik Indonesia.

Kepergian Lucky Widja menutup satu bab penting dalam perjalanan band Element, sekaligus menjadi pengingat akan dedikasi dan keteguhan seorang musisi dalam berkarya, bahkan di tengah keterbatasan fisik. Suaranya akan terus hidup dalam karya-karya yang telah ia tinggalkan, menjadi bagian dari sejarah musik pop Indonesia. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:37
08:43
02:27
01:02
05:57
01:10

Viral