- Instagram @luckywidja
Mengenal Penyakit TB Ginjal yang Dialami Lucky Element Sebelum Meninggal Dunia, Ini Gejala dan Penanganannya
Karena itu, deteksi dini menjadi kunci penting agar TB ginjal tidak berkembang menjadi kondisi yang mengancam nyawa seperti yang dialami Lucky Element.
Gejala TB Ginjal yang Perlu Diwaspadai
Gejala TB ginjal sering kali tidak khas dan muncul secara perlahan, sehingga kerap disalahartikan sebagai infeksi saluran kemih biasa. Beberapa gejala yang umum dialami penderita TB ginjal, termasuk seperti yang diungkap Lucky Element, antara lain:
-
Buang air kecil berdarah (hematuria)
-
Nyeri atau rasa panas saat buang air kecil
-
Frekuensi buang air kecil meningkat, termasuk di malam hari
-
Nyeri pinggang atau perut bagian bawah
-
Urine mengandung nanah, protein, atau sel darah putih
-
Gejala umum TB seperti demam, keringat malam, berat badan turun, batuk, dan tubuh lemas
Jika keluhan-keluhan tersebut berlangsung lama dan tidak membaik dengan pengobatan biasa, pemeriksaan lebih lanjut sangat dianjurkan untuk menyingkirkan kemungkinan TB ginjal.
Penanganan dan Pengobatan TB Ginjal
TB ginjal pada dasarnya dapat diobati, asalkan terdeteksi lebih awal dan pasien patuh menjalani terapi. Pengobatan standar menggunakan kombinasi antibiotik antituberkulosis, antara lain:
-
Fase awal (2 bulan): isoniazid, rifampisin, pyrazinamide, dan ethambutol
-
Fase lanjutan (4 bulan): isoniazid dan rifampisin
Total durasi pengobatan biasanya minimal enam bulan. Jika terjadi resistensi obat, terapi lini kedua dapat berlangsung hingga delapan bulan atau lebih. Pada pasien dengan kondisi tertentu, seperti HIV, dokter dapat menyesuaikan jenis obat yang digunakan.
Selain obat, pada kondisi berat seperti penyempitan saluran kemih, kerusakan ginjal berat, atau infeksi yang tidak merespons terapi, dokter dapat merekomendasikan tindakan operasi, termasuk perbaikan saluran kemih atau pengangkatan sebagian ginjal.
Pelajaran dari Kasus Lucky Element
Kisah Lucky Element menjadi pengingat penting bahwa tuberkulosis tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa mengenai ginjal dan organ lain. TB ginjal yang tidak terdeteksi sejak dini dapat berkembang menjadi gagal ginjal, bahkan berujung pada kematian.
Masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gangguan berkemih yang berkepanjangan, nyeri pinggang, atau gejala TB lainnya. Kepatuhan menjalani pengobatan dan kontrol rutin juga sangat penting agar penyakit tidak semakin parah.