news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Anggota TNI Sedang Memperbaiki Sekolah di Sumatera Barat..
Sumber :
  • Dokumentasi BPMI Istana Negara

Perbaikan Sekolah dan Pesantren di Sumatera Barat Dikebut Pascabencana, Aktivitas Belajar Segera Kembali Normal

Pemulihan sektor pendidikan pascabencana alam di Sumatera Barat menjadi fokus utama pemerintah.
Jumat, 30 Januari 2026 - 15:37 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemulihan sektor pendidikan pascabencana alam di Sumatera Barat menjadi fokus utama pemerintah.

Bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), percepatan perbaikan sekolah dan pesantren terus dilakukan agar aktivitas belajar mengajar segera kembali normal.

Pada Kamis (29/1), prajurit TNI dari Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dikerahkan untuk membersihkan sekaligus merevitalisasi sejumlah fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.

Upaya ini mencakup perbaikan fisik bangunan, mulai dari penggantian dinding dan pintu yang rusak, pengecatan ulang, perbaikan instalasi listrik, hingga pengangkutan pasir, tanah, dan batu sisa material bencana.

Tak hanya bangunan, lingkungan sekolah juga menjadi perhatian. Prajurit TNI membersihkan pekarangan serta saluran air demi memastikan sekolah dan pesantren kembali menjadi ruang belajar yang aman dan nyaman bagi siswa dan tenaga pendidik.

Salah satu lokasi utama kegiatan adalah SMP Negeri 1 Maninjau di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Di sekolah tersebut, personel TNI bekerja bersama warga setempat membersihkan sisa material bencana sekaligus memperbaiki kerusakan ringan pada fasilitas sekolah.

Aksi serupa juga dilakukan di SD Negeri 09 Bancah, Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam, serta di Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Paninggahan, Kabupaten Solok.

Di Pondok Pesantren MTI Paninggahan, kegiatan difokuskan pada tahap akhir perbaikan bangunan yang sebelumnya terdampak banjir. Sejumlah fasilitas yang rusak kini mulai bisa kembali digunakan.

“Kami melaksanakan renovasi sekolah MTI Paninggahan yang terdampak bencana banjir yang lalu. Kegiatan kami adalah finishing pengecatan pagar dan tempat WC yang belum dicat. Kita dapat bantuan cat, kita laksanakan pengecatan hari ini sama kemarin,” ujar salah satu personel TNI yang terlibat dalam pembersihan Ponpes MTI Paninggahan, dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1).

Revitalisasi ini diharapkan memungkinkan siswa kembali mengikuti pembelajaran secara normal. Pemerintah menempatkan pemulihan fasilitas pendidikan sebagai prioritas utama agar proses belajar tidak berlarut-larut terganggu.

Sementara, perbaikan masih berlangsung, siswa dan guru dari sekolah dengan kerusakan berat menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM) di tenda darurat.

Pemerintah juga menerapkan skema pembelajaran yang adaptif dan fleksibel bagi siswa serta tenaga pendidik, sembari memastikan proses pembersihan dan perbaikan sekolah terus dikebut di berbagai titik terdampak. (agr/dpi)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:20
02:24
03:50
01:11
01:32
00:45

Viral