news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ridwan Kamil.
Sumber :
  • Instagram Ridwan Kamil

KPK Mengendus Tingkah Laku Ridwan Kamil di Luar Negeri: Berkaitan Penukaran Uang Asing

Mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil kini menjadi pusat perhatian lagi. Hal ini usai, KPK melakukan penggeseran fokus penyidikan dalam kasus dugaan korupsi
Jumat, 30 Januari 2026 - 20:37 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil kini menjadi pusat perhatian lagi. Hal ini usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeseran fokus penyidikan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BUMD Jabar.

Pasalnya, KPK sedang mengendus tingkah laku Ridwan Kamil di luar negeri serta sumber pembiayaannya.

Dalam hal ini, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyidik menemukan adanya dugaan transaksi penukaran mata uang asing dalam jumlah fantastis yang dilakukan dalam kurun waktu 2021 hingga 2024.

"Karena memang ada aktivitas-aktivitas di luar negeri yang kemudian kami dalami, maka kami juga mendalami berkaitan dengan penukaran-penukaran uang yang dilakukan," ungkap Jubir KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

Selain itu, Budi juga menjelaskan, bahwa berdasarkan data yang dikantongi penyidik sejauh ini, nilai transaksi penukaran uang tersebut cukup signifikan.

"Sejauh ini kami meng-capture, ada dugaan penukaran mata uang asing ke rupiah yang nilainya juga mencapai miliaran rupiah," bebernya.

Kemudian, ia beberkan, bahwa penanganan perkara ini telah berkembang. 

Selain fokus pada klaster satu yakni dugaan penyimpangan dan pengondisian pengadaan iklan yang telah menyeret lima tersangka, penyidik kini masuk ke klaster kedua.

Klaster ini secara spesifik mendalami komunikasi yang dilakukan Ridwan Kamil dengan pihak Bank BUMD Jabar saat masih menjabat sebagai gubernur, serta aktivitas pribadinya.

"Kami masuk lagi untuk mendalami aktivitas ataupun kegiatan-kegiatan dari Pak RK, baik yang di dalam negeri maupun di luar negeri, termasuk bersama siapa saja, kepentingannya untuk apa saja, dan juga sumber pembiayaannya," kata Jubir KPK.

Masih lanjut ia menjelaskan, untuk memvalidasi temuan tersebut, penyidik KPK secara maraton melakukan pemeriksaan saksi.

Untuk diketahui, pada Kamis (29/1/2026), kata dia, KPK telah memeriksa Randy Kusumaatmadja, asisten pribadi Ridwan Kamil. 

Selain itu, pemeriksaan juga menyasar pihak swasta dari sektor penukaran uang (money changer).

Saksi-saksi yang dipanggil antara lain Direktur Golden Money Changer, Djunianto Lemuel, dan pegawainya, Arti.

Kemudian kata dia, keterangan mereka dibutuhkan untuk mencocokkan data transaksi penukaran uang yang diduga berkaitan dengan aktivitas RK.

"Tentu itu semua nanti akan didalami berkaitan dari satu keterangan dengan keterangan lainnya, termasuk dari saksi satu dengan saksi-saksi lainnya," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Untuk diketahui Kembali, pendalaman aktivitas luar negeri ini juga beriringan dengan temuan penyidik terkait aset-aset RK yang diduga tidak dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). 

Aset-aset tersebut disinyalir berupa properti dan tempat usaha yang tersebar di Bali, Bandung, hingga Seoul, Korea Selatan.

Dalam kasus korupsi pengadaan iklan di Bank BUMD Jabar ini, negara diduga mengalami kerugian hingga Rp 222 miliar. 

Oleh karena itu, KPK menduga adanya aliran dana non-bujeter yang dikelola Divisi Corporate Secretary bank tersebut. (aag)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:20
02:24
03:50
01:11
01:32
00:45

Viral