- ANTARA
Dua Bulan Pascabencana, Kondisi Destinasi Wisata Aceh Tamiang Masih Lumpuh Total
Jakarta, tvOnenews.com - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Tamiang mengungkapkan destinasi wisata di wilayahnya masih lumpuh total setelah bencana banjir bandang akhir November 2025 lalu.
"Dua bulan terakhir ini wisatawan sama sekali nggak ada. Pasca-bencana tercatat pengunjung nol, baik ke destinasi air terjun maupun wisata bahari (pantai)," kata Kabid Pariwisata dan Ekonomi Disparpora Aceh Tamiang Thamrindu Lubis, Minggu (1/2/2026).
Sebelum bencana, jumlah wisatawan yang datang biasanya hampir 1.000 orang setiap pekannya di satu lokasi.
Setiap tahun, wisatawan yang masuk dari dalam atau luar daerah bisa mencapai 70 ribu pengunjung.
Ia menjelaskan, salah satu objek wisata favorit adalah pemandian sungai Gunung Pandan Tenggulun yang bisa mencapai 600 wisatawan tiap pekan.
Selain itu, jumlah wisatawan cukup tinggi juga biasa tercatat di Pantai Pulau Rukui yakni 800 orang per pekan.
"Tapi hari ini tidak ada pengunjung datang karena masih terkendala akses jalan menuju objek wisata penuh lumpur dan kayu," kata dia.
Kondisi destinasi wisata itu masih porak poranda karena diterjang banjir dan tanah longsor.
"Saat ini destinasi wisata Aceh Tamiang dari hulu sampai hilir semua hancur. Termasuk sarana-prasarana fasilitas umum yang dibangun oleh pemerintah, sekitar 50-60 persen hancur," katanya.
Tak bisa dipungkiri, membutuhkan waktu lama hingga destinasi wisata itu bisa pulih total. Namun, diupayakan pada Lebaran 2026 salah satunya sudah bisa dikunjungi.
"Kami sudah panggil semua kelompok sadar wisata (pokdarwis) desa masing-masing untuk mendata kerusakan dan kebutuhan alat yang diperlukan kami akan segera fasilitasi," katanya lagi. (ant/iwh)