- bappedalitbang.surabaya.go.id
Soroti Bencana Akibat Kerusakan Alam, Aktivis Lingkungan: Bambu Bisa Jadi Amunisi Pertahanan Ekologis
Jakarta, tvOnenews.com - Kerusakan lahan diduga menjadi penyebab terjadinya longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Sebanyak 80 lebih warga dan anggota TNI yang tengah menjalani Latihan turut menjadi korban longsor Cisarua tersebut.
Tak hanya itu, kerusakan lingkungan juga diduga kuat menjadi penyebab terjadi banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
- Antara
Aktivis lingkungan dari Yayasan Pengrajin Bambu Indonesia (YPBI), Toto Izul Fatah mengungkapkan di tengah kerusakan lingkungan marak terjadi saat ini, bambu menjadi salah satu amunisi pertahanan ekologi andalan yang paling depan dan menjadi prioritas.
Salah satunya, dengan membuka lahan luas untuk hutan bambu.
Menurut Toto saat ini banyak negara menjadikan bambu sebagai “tanaman strategis abad 21”.
Kini saatnya Indonesia ikut serta dalam pengembangan hutan bambu.
"Apalagi secara regulasi sudah ada Permenhut No 35/2007 yang menempatkan bambu sebagai komoditas Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) prioritas," katanya.
Padahal, menurut Toto, dalam kondisi alam yang makin tidak bersahabat seperti sekarang, harusnya bambu menjadi salah satu amunisi pertahanan ekologi andalan yang paling depan dan menjadi prioritas.
"Ini benar-benar ironis. Regulasinya ada soal bambu, tapi programnya tak ada," katanya.
Toto mengatakan bambu yang punya nilai historis, ekonomis, dan kultural ini, bisa menjadi legacy Presiden Prabowo Subianto yang akan dikenang oleh bukan cuma rakyat Indonesia, tapi juga dunia.
Toto menyarankan Menteri Perhutanan Raja Juli Antoni untuk menjalin komunikasi, dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang sedang menyiapkan lahan untuk hutan bambu.
Salah satunya, di sekitar Gunung Ceremai dan lahan korban banjir dan longsor di Cisarua Bandung Barat. (muu)