- ist
Dirjen Dukcapil Dorong Banyumas dan Depok Jadi Role Model Transformasi IKD Perkuat Digitalisasi Perlinsos
Kadis Dukcapil Kota Depok Mary Liziawati menegaskan komitmen yang sama. "Kami di Depok berkomitmen menyukseskan program prioritas pemerintah di bidang perlindungan sosial melalui digitalisasi layanan kependudukan. Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan Dukcapil pusat agar integrasi data berjalan optimal. Dengan IKD, masyarakat Depok akan merasakan kemudahan layanan sekaligus jaminan keamanan data pribadi," kata Kadis Mary Liziawati.
Ia pun berkomitmen dalam menyelaraskan program digitalisasi. “Depok terus berkoordinasi dengan Dukcapil pusat untuk memastikan layanan adminduk berbasis digital berjalan optimal. Kami ingin masyarakat merasakan kemudahan layanan tanpa harus bergantung pada dokumen fisik,” ungkapnya.
Direktur PIAK Muhammad Nuh Al Azhar menyampaikan pentingnya konsistensi daerah dalam menjaga kualitas layanan. “PIAK memastikan sistem pusat selalu siap mendukung daerah. Namun, keberhasilan transformasi digital sangat bergantung pada komitmen daerah untuk menjaga kualitas data dan mempercepat aktivasi IKD. Banyumas dan Depok kami harapkan menjadi role model bagi daerah lain,” tegasnya.
Kasubdit Keamanan Informasi Kependudukan Direktorat IDKN, Mensuseno menambahkan penekanan pada aspek keamanan data. “Setiap inovasi digital harus diiringi dengan perlindungan data pribadi. Validasi melalui IKD menjadi kunci agar layanan publik tidak hanya cepat, tetapi juga aman dan tepercaya,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, Dukcapil pusat akan memperkuat koordinasi sekaligus mendampingi daerah dalam percepatan aktivasi IKD. Banyumas dan Depok diharapkan menjadi contoh daerah yang berhasil mengintegrasikan layanan kependudukan digital dengan berbagai sektor, mulai dari bantuan sosial, kesehatan, hingga perbankan.
Dengan komitmen bersama, audiensi ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat transformasi layanan kependudukan menuju era digital yang inklusif dan berdaya guna bagi masyarakat.