- Instagram @sasetyaningtyas
Deretan Fakta Dwi Sasetyaningtyas Viral Pamer Paspor Inggris Anak: Suami Diperiksa LPDP Hingga Mertua Bukan Orang Sembarangan
Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akhirnya mengambil langkah tegas menyusul polemik yang melibatkan salah satu alumnusnya, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Perhatian publik kini bergeser pada sang suami, Arya Irwantoro (AP), yang diduga belum menuntaskan kewajiban kontribusinya kepada negara.
Kasus ini bermula dari unggahan video Dwi Sasetyaningtyas di media sosial yang memamerkan paspor Inggris milik anaknya.
Dalam video tersebut, Tyas menuliskan kalimat yang memicu kritik tajam warganet; “cukup saya WNI, anak jangan,” serta pernyataan lain, “Cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujarnya.
Pernyataan tersebut dinilai tidak sensitif karena Tyas merupakan lulusan magister yang dibiayai oleh dana publik. Menanggapi kegaduhan ini, LPDP memberikan klarifikasi mengenai status hukum Tyas dan suaminya.
Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya, Arya Irwantoro. (Foto: Ist)
Pemanggilan Sang Suami
Meski Tyas dinyatakan telah menyelesaikan studi pada 31 Agustus 2017 dan menuntaskan masa pengabdiannya, LPDP kini tengah mendalami status Arya Irwantoro.
Sebagai sesama penerima beasiswa, Arya diduga belum memenuhi kontrak pengabdian "2n+1" (dua kali masa studi ditambah satu tahun) di Indonesia.
"LPDP saat ini melakukan pendalaman internal terkait dugaan tersebut. LPDP tengah melakukan pemanggilan kepada Saudara AP untuk meminta klarifikasi, serta akan melakukan proses penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti bahwa kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi," bunyi pernyataan resmi LPDP melalui akun Instagram pada Sabtu (21/2/2026).
LPDP menegaskan komitmennya untuk bersikap adil dan konsisten terhadap seluruh awardee demi menjaga integritas institusi dalam memberikan manfaat bagi Indonesia.
Sosok Mertua Dwi Sasetyaningtyas, Jejak Birokrat Syukur Iwantoro. (Foto: Ist)
Sosok Mertua yang Merupakan Eks Pejabat Tinggi
Di tengah sorotan tersebut, latar belakang keluarga Tyas pun ikut terkuak. Warganet menemukan fakta bahwa ia merupakan menantu dari Syukur Iwantoro, seorang birokrat senior dengan rekam jejak panjang di Kementerian Pertanian (Kementan).
Syukur Iwantoro pernah menduduki posisi prestisius sebagai Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (2011-2015) hingga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementan.
Namanya juga sempat muncul sebagai saksi dalam pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dua perkara tata niaga komoditas pangan, meski statusnya saat itu murni sebagai saksi administratif.
Permohonan Maaf Dwi Sasetyaningtyas
Menyadari gelombang kritik yang tidak terbendung, Dwi Sasetyaningtyas akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia mengakui pernyataannya telah menimbulkan kegaduhan dan mengklaim tidak bermaksud merendahkan Indonesia.
Di sisi lain, LPDP menyayangkan perilaku tersebut dan mengingatkan bahwa penggunaan media sosial secara bijak merupakan bagian dari citra dan etika para penerima beasiswa negara.
Kasus ini kini menjadi pembelajaran bagi komunitas LPDP mengenai pentingnya nilai integritas dan semangat kontribusi bagi tanah air setelah menempuh pendidikan di luar negeri. (dpi)