- Youtube tvOnenews
Detik-detik Terakhir Bocah Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri Akibat Minum Air Panas, Orang Terdekat Beri Kesaksian
tvOnenews.com - Sebuah peristiwa di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Jampang Kulon, Sukabumi viral lantaran adanya bocah laki-laki berinisial NS (12) meninggal dunia akibat diduga dianiaya oleh ibu tirinya.
NS dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (19/2/2026) setelah mengakui dirinya diberikan minum air panas oleh ibu tirinya.
Awalnya, NS dilarikan ke rumah sakit lantaran ibu tirinya mengatakan korban mengalami demam. Namun, sekujur tubuhnya dipenuhi luka bakar dan lebam akibat benda tumpul.
Korban mengalami kritis dan dilarikan ke IGD RSUD Jampang Kulon, Sukabumi. Setelah mendapatkan perawatan selama 8 jam di ruang ICU, nyawa korban tidak tertolong.
Dalam video tersebut, seorang pria berkacamata hitam yang merupakan paman korban sempat menanyakan korban mengenai kejadian sebenarnya.
Kini Paman NS, Isep Mahesa membagikan kesaksiannya berdasarkan pengakuan korban melalui wawancara pada program Kabar Petang, tvOne pada Sabtu, (21/2/2026).
Isep Mahesa menjelaskan NS dilarikan ke RSUD Jampangkulon untuk mendapatkan perawatan setelah mengalami sakit demam.
Namun, sesampainya Isep di rumah sakit, ayah korban mengatakan bahwa dokter menjelaskan adanya indikasi penganiayaan dari luka yang dialami korban.
“Anak tersebut sudah diperiksa katanya sakit panas. Tapi begitu saya datang kesana bapaknya bilang sama saya ‘katanya ini bukan dari penyakit panas (demam). Ada indikasi penganiayaan. Tapi saya juga tidak tahu siapa yang menganiayanya’,” ungkap paman NS, Isep Mahesa pada tayangan program Kabar Petang, tvOne, Sabtu (21/2/2026).
“Waktu itu saya tanya sama anak, apakah betul ada yang aniaya atau gimana? Soalnya alasan dari ibu tirinya, anak itu lagi sakit panas,” sambungnya.
- Tim tvOne - Kabar Siang
Sang ayah mengkhawatirkan kondisi anaknya lantaran banyaknya luka bakar di sekujur tubuh, namun ibu tiri mengaku anaknya dilarikan ke rumah sakit karena mengalami demam.
Setelah dokter mengatakan adanya indikasi penganiayaan, NS sempat ditanya oleh Isep dan mengaku diminta meminum air panas oleh ibu tirinya.
“Justru yang dikhawatirkan itu (luka bakar), tapi kata ibu tirinya sakit panas. Sudah dibawa ke rumah sakit. Tapi begitu di rumah sakit, ada dokter bilang kepada bapaknya bahwa ini ada indikasi penganiayaan bukan dari sakit panas,” jelas Isep Mahesa.