- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Pemprov DKI Jakarta akan Tambah 63 Sekolah Swasta Gratis Tahun Ini
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperluas program sekolah swasta gratis pada tahun ini. Pada 2025, jumlah sekolah swasta yang digratiskan sebanyak 40 sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana menuturkan, total sekolah swasta yang akan digratiskan pada 2026 sebanyak 63 sekolah.
β63 (sekolah) kita akan tambah. Sekarang ini kan 2026, jadi 103 jumlahnya. Kan yang 40 yang awal. Kalau yang 40 (sekolah) itu sudah tahun 2025,β ungkap Nahdiana di Kantor Disdik DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).
Dia menjelaskan, penambahan 63 sekolah swasta gratis tersebut akan mulai berlaku pada tahun ajaran baru, yakni pada Juli 2026.
βKan tahun pelajaran itu dimulainya Juli, jadi akan berakhir di Juni nanti. Mulai lagi Juli 2026. Jadi 103 ini akan mulai di Juli 2026,β kata Nahdiana.
Meski demikian, dia belum mengungkapkan sekolah mana saja yang akan digratiskan pada tahun ini.
Dilansir dari Kantor Berita Antara, 40 sekolah yang masuk pada program sekolah swasta gratis pada 2025, di antaranya:
Jenjang SD
1. SD Bhakti Luhur, Petogogan, Jakarta Selatan dengan 7 rombel dan maksimal 224 peserta didik.
2. SDS Bina Pusaka, Koja, Jakarta Utara, dengan 10 rombel dan maksimal 320 peserta didik.
Jenjang SMP
1. SMP Muhammadiyah 32, Keagungan, Jakarta Barat dengan 5 rombel dan maksimal 180 peserta didik.
2. SMP Al Inayah, Kedoya Utara, Jakarta Barat, 4 rombel dan maksimal 288 peserta didik.
3. SMP Triwibawa, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, 5 rombel dan maksimal 180 peserta didik.
4. SMP Trisula Perwari 2, Paseban, Jakarta Pusat, delapan rombel dan maksimal 288 peserta didik.
5. SMP Trisula Perwari I Jakarta, Pasar Manggis, Jakarta Selatan, empat rombel dan maksimal 144 peserta didik.
6. SMP Yaspia, Rawa Terate, Jakarta Timur, enam rombel dan maksimal 216 peserta didik.
7. SMP Sejahtera, Pademangan Barat, Jakarta Utara, tujuh rombel dan maksimal 252 peserta didik.
8. SMP Darul Maarif, Semper Timur, Jakarta Utara, 15 rombel dan maksimal 540 peserta didik.
9. SMP Al Hasanah, Sukabumi Utara, Jakarta Barat, tujuh rombel dan maksimal 252 peserta didik.
10. SMP Yakpi I DKI Jaya, Pademangan Barat, Jakarta Utara, 13 rombel dan maksimal 468 peserta didik.
Jenjang SMA
1. SMA Lamaholot, Rawa Buaya, Jakarta Barat, tiga rombel dan maksimal 108 peserta didik.
2. SMAS Budi Murni 2, Kedoya Selatan, Jakarta Barat, delapan rombel dan maksimal 288 peserta didik.
3. SMAS At Taqwa Jakarta, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, lima rombel dan maksimal 180 peserta didik.
4. SMAS Taman Madya I Jakarta, Serdang, Jakarta Pusat, 19 rombel dan maksimal 684 peserta didik.
5. SMA Plus Khadijah Islamic School, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, tiga rombel dan maksimal 108 peserta didik.
6. SMAS Muhammadiyah 12 Jakarta, Kayu Manis, Jakarta Timur, delapan rombel dan maksimal 288 peserta didik.
7. SMA Teladan 1 Jakarta, Susukan, Jakarta Timur, lima rombel dan maksimal 180 peserta didik.
8. SMAS Gita Kirti 2, Sunter Jaya, Jakarta Utara, empat rombel dan maksimal 144 peserta didik.
9. SMAS Al Khairiyah Jakarta, Lagoa, Jakarta Utara, sembilan rombel dan maksimal 324 peserta didik.
10. SMAS Wijaya Kusuma, Rambutan, Jakarta Timur, 13 rombel dan maksimal 468 peserta didik.
Jenjang SMK
1. SMKS Citra Utama, Tegal Alur, Jakarta Barat, 17 rombel dan maksimal 612 peserta didik.
2. SMKS Maarif Jakarta, Grogol, Jakarta Barat, 17 rombel dan maksimal 612 peserta didik.
3. SMKS At Taqwa Jakarta, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, enam rombel dan maksimal 216 peserta didik.
4. SMKS Taman Siswa 2, Kemayoran, Jakarta Pusat, 31 rombel dan maksimal 1.116 peserta didik.
5. SMKS PGRI 15 Jakarta, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, 31 rombel dan maksimal 1.116 peserta didik.
6. SMKS Cyber Media, Pancoran, Jakarta Selatan, 28 rombel dan maksimal 1.008 peserta didik.
7. SMK Gapura Merah Putih, Ciganjur, Jakarta Selatan, tiga rombel dan maksimal 108 peserta didik.
8. SMKS Cipta Karya Jakarta, Kayu Manis, Jakarta Timur, tujuh rombel dan maksimal 252 peserta didik.
9. SMK Bina Nusa Mandiri, Ciracas, Jakarta Timur, 21 rombel dan maksimal 756 peserta didik.
10. SMKS Fajar Indah, Pademangan Barat, Jakarta Utara, empat rombel dan maksimal 144 peserta didik.
11. SMKS Sari Putra, Semper Barat, Jakarta Utara, enam rombel dan maksimal 216 peserta didik.
12. SMKS YP IPPI Petojo, Petojo Utara, Jakarta Pusat, 25 rombel dan maksimal 900 peserta didik.
13. SMK Katolik Saint Joseph, Kenari, Jakarta Pusat, enam rombel dan maksimal 216 peserta didik.
14. SMK Jagakarsa, Jagakarsa, Jakarta Selatan, 16 rombel dan maksimal 576 peserta didik.
15. SMKS YPK-Kesatuan, Manggarai, Jakarta Selatan, 12 rombel dan maksimal 432 peserta didik.
16. SMKS Laboratorium Jakarta, Pondok Kopi, Jakarta Timur, sembilan rombel dan maksimal 324 peserta didik.
Jenjang Sekolah Luar Biasa
1. SLB B-C Alfiany, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, 15 rombel dan maksimal 99 peserta didik.
2. SLB BC Abdi Pratama, Munjul, Jakarta Timur, 12 rombel dan maksimal 78 peserta didik.
(saa/dpi)