- Antara
Diterjang Angin Kencang, Pohon Waru di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu Roboh Tutupi Jalan
Jakarta, tvOnenews.com - Personel gabungan lintas instansi melakukan tindakan cepat untuk mengevakuasi sebatang pohon waru yang roboh di kawasan Jalan Bougenville, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, pada Jumat (27/2).
Pohon tersebut tumbang setelah wilayah tersebut diterjang angin kencang.
Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut berlangsung pada pagi hari dan sempat memutus kelancaran aktivitas warga.
“Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, dan pohon yang tumbang sempat mengganggu akses jalan warga sebelum akhirnya dilakukan penanganan oleh unsur gabungan,” ujar Muslim di Jakarta.
Muslim menjelaskan, sesaat setelah laporan dari masyarakat diterima, pihaknya segera menjalin koordinasi dengan instansi terkait guna memulai proses pembersihan material pohon dari badan jalan.
“Kami langsung berkoordinasi dan mengerahkan petugas gabungan untuk melakukan penanganan agar akses jalan kembali normal,” jelasnya.
Adapun tim gabungan yang dikerahkan terdiri dari petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pulau Untung Jawa, personel Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pemadam kebakaran (Damkar), serta Bhabinkamtibmas.
Muslim memastikan bahwa proses evakuasi berjalan tanpa kendala berarti dan tidak ada laporan mengenai korban akibat kejadian ini. Meski demikian, ia meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati.
“Alhamdulillah, penanganan berjalan lancar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” tutur Muslim.
Respons cepat para petugas mendapat apresiasi dari warga sekitar. Andi (38), salah satu warga di lokasi, menuturkan bahwa pohon tersebut sempat menutup jalan utama warga pada Jumat pagi.
Namun, tindakan petugas di lapangan membuat kondisi kembali kondusif dalam waktu singkat.
“Tidak lama setelah dilaporkan, petugas langsung datang dan mengevakuasi. Sekarang jalan sudah bisa dilalui kembali. Saat ini, kondisi di lokasi telah aman dan arus lalu lintas warga kembali normal,” ujar Andi. (ant/dpi)