news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOne

Dubes Iran di Jakarta Sebut Serangan AS–Israel Agresi Nyata, Bakal Respons Tegas dan Desak DK PBB Ambil Langkah Konkret

Pemerintah Iran melalui perwakilannya di Jakarta melontarkan kecaman keras atas serangan militer yang meluluhlantakkan sebagian wilayahnya pada Sabtu (28/2/2026).
Minggu, 1 Maret 2026 - 11:37 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah Iran melalui perwakilannya di Jakarta melontarkan kecaman keras atas serangan militer yang meluluhlantakkan sebagian wilayahnya pada Sabtu (28/2/2026).

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyebut serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel sebagai bentuk agresi terang-terangan yang melanggar hukum internasional.

Dalam keterangan pers, Minggu (1/3/2026), Boroujerdi menegaskan bahwa serangan tersebut menyasar wilayah sipil dan infrastruktur vital di Teheran serta sejumlah kota lain di Iran.

“Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel pada Sabtu (28/2/2026), dalam suatu tindakan agresi lainnya, telah melakukan serangan terhadap lokasi-lokasi sipil dan infrastruktur vital di Tehran serta beberapa kota lainnya sehingga melanggar integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran,” jelasnya.

Ia menilai tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip dasar hukum internasional.

“Serangan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel terhadap Republik Islam Iran merupakan pelanggaran terhadap Pasal 2 ayat (4) Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan merupakan tindakan agresi yang nyata terhadap Republik Islam Iran,” tegas dia.

Merujuk pada ketentuan dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa, Iran menegaskan haknya untuk membela diri.

“Menanggapi agresi tersebut merupakan hak yang sah dan legitim Republik Islam Iran berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata Boroujerdi.

Boroujerdi menyatakan Angkatan Bersenjata Iran akan menggunakan hak tersebut sepenuhnya.

“Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan menggunakan hak tersebut sepenuhnya dalam rangka mempertahankan integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran dengan memberikan respons yang tegas dan kuat terhadap agresi rezim Zionis Israel dan Amerika Serikat,” tukasnya.

Selain menegaskan hak membela diri, Iran juga mendesak Dewan Keamanan PBB segera mengambil langkah konkret.

“Sebagai negara pendiri Perserikatan Bangsa-Bangsa yang tujuan utamanya adalah mencegah agresi, pelanggaran perdamaian, dan ancaman terhadap perdamaian, Republik Islam Iran menegaskan tanggung jawab Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil tindakan dalam menghadapi pelanggaran perdamaian dan keamanan internasional akibat agresi terang terangan rezim Zionis terhadap Iran,” ungkap dia.

“Republik Islam Iran meminta Ketua dan para Anggota Dewan Keamanan untuk segera mengambil langkah dalam hal ini,” lanjutnya.

Kedutaan Besar Iran di Jakarta juga menyampaikan kecaman terhadap Washington dan Tel Aviv, serta menyebut tindakan keduanya sebagai ancaman serius terhadap stabilitas global.

“Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia, dengan merujuk pada berbagai pelanggaran berat terhadap Piagam PBB, hukum internasional, hak asasi manusia, dan hukum humaniter internasional yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis selama beberapa dekade terakhir, khususnya dalam beberapa tahun terakhir, dengan tegas mengecam tindakan agresif dan kriminal tersebut terhadap integritas teritorial Iran, serta memandang tindakan Washington dan Tel Aviv sebagai ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan regional maupun internasional,” tandas dia.

Lebih jauh, Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia berharap agar pemerintah dan rakyat Indonesia, para tokoh politik, organisasi keagamaan dan Islam, kalangan akademisi, serta insan media untuk secara tegas dan terbuka mengecam dimulainya perang dan agresi terhadap wilayah Republik Islam Iran. (agr/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral