news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Menkeu Ogah Pangkas Anggaran MBG Meski Jadi Sorotan Fitch Rating, Purbaya: Penghematan di Mana?

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini jelaskan skema pemangkasan anggaran belanja pemerintah jika tren pergerakan harga minyak tembus
Minggu, 8 Maret 2026 - 06:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini jelaskan skema pemangkasan anggaran belanja pemerintah jika tren pergerakan harga minyak tembus US$92 per barel. 

Satu di antaranya, anggaran potensial yang mungkin ditekan yakni dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kemudian, Menkeu Purbaya menjelaskan risiko kenaikan harga minyak US$92 per barel berpotensi menggiring defisit APBN bengkak ke 3,6% terhadap PDB. 

Jika kondisi tersebut berlangsung, kata dia, tidak menutup kemungkinan untuk menghemat anggaran MBG.

"Kalau itu, kita akan melakukan langkah-langkah supaya itu (defisit APBN) tidak terjadi. Bisa penghematan di mana? Misalnya penghematan di MBG," ungkap Purbaya di kantornya, Jakarta, Jumat (6/3).

Purbaya memastikan, penghematan anggaran MBG tidak akan menyentuh pagu anggaran untuk fungsi utamanya, yakni terkait pemberian makanan kepada anak sekolah, ibu hamil, hingga lansia.

Sedangkan anggaran lain, seperti anggaran pengadaan barang, akan menjadi objek penghematan alias dipangkas anggarannya bila defisit membengkak efek kenaikan harga minyak ketimbang menaikkan harga BBM bersubsidi.

Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memangkas anggaran yang terkait langsung dengan Makan Bergizi Gratis (MBG), meskipun sempat mendapat sorotan dari lembaga pemeringkat utang internasional, Fitch Rating beberapa waktu lalu.

"Eggak ada (kemungkinan memangkas anggaran MBG), ada (anggaran tak langsung)MBG yang tidak terlalu penting, tapi (anggaran) makanan, kita tidak akan melakukan (pemangkasan). Ini bukan berarti saya akan memotong MBG, enggak, tapi ada potensi," jelas Purbaya.

Purbaya mengklaim MBG sebagai program pemerintah yang bagus. Meskipun begitu dalam pemanfaatan anggaran MBG, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus mencegah risiko jika terjadi belanja yang tidak mendukung program secara langsung.

"Misalnya beli motor, mereka (SPPG) senang, saya rugi. Misalnya, beli-beli komputer," bebernya.

Bahkan, ia memastikan untuk terus mengawal pemanfaatan anggaran MBG agar tepat sasaran dan berjalan lebih baik. 

"Bukan hal saya untuk motong itu, saya memastikan aja bahwa dibelanjakan, tepat waktu, dan bocornya sedikit," tegasnya.

Sebelumnya, Fitch Rating merevisi outlook peringkat utang Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil. Sedangkan, peringkat utang jangka panjang Indonesia di level BBB atau masih kategori layak investasi (investment grade).

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:39
03:05
01:39
01:03
05:06
03:44

Viral