- Antara
Korban Tewas Tertimbun Sampah di Bekasi Bertambah, 4 Orang Masih Dicari
Jakarta, tvOnenews.com - Upaya pencarian korban dalam musibah longsornya gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, kembali membuahkan hasil pilu.
Tim SAR gabungan dilaporkan berhasil mengevakuasi satu jasad tambahan dari timbunan sampah di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
Humas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DKI Jakarta, Romli Prasetyo, mengonfirmasi bahwa dengan ditemukannya jenazah tersebut, jumlah korban jiwa kini meningkat.
“Satu jenazah ditemukan siang tadi, sehingga total ada lima orang yang meninggal dunia,” ujar Romli saat memberikan keterangan di Jakarta, Senin (9/3).
Berdasarkan data dari Basarnas DKI Jakarta, total terdapat 13 orang yang menjadi korban dalam peristiwa nahas ini.
Dari jumlah tersebut, empat orang dinyatakan selamat, yakni Budiman, Joha, Safifudin, dan Slamet. Namun, petugas masih berpacu dengan waktu untuk menemukan empat orang lainnya yang dilaporkan hilang.
“Sejauh ini empat orang yang selamat,” tambah Romli. ia juga menegaskan bahwa operasi SAR masih terus berlangsung. “Kami masih mencari empat orang korban yang belum ditemukan,” ujarnya.
Identitas korban meninggal dunia yang telah terdata sebelumnya meliputi dua pemilik warung bernama Enda Widayanti (25) dan Sumine (60), serta dua pengemudi truk, Dedi Sutrisno dan Irwan Supriatin. Jasad yang baru ditemukan siang ini menambah daftar duka tersebut.
Guna mempercepat proses evakuasi di medan yang sulit, sebanyak 366 personel gabungan diterjunkan ke lokasi.
Tim besar ini merupakan gabungan dari Kantor SAR Jakarta, Unit Siaga SAR Bekasi, Polres Metro Bekasi, TNI dari Batalyon Armed 7/Biring Galih, hingga unit Damkar dan Brimob.
Selain mengandalkan tenaga manusia, petugas juga mengerahkan alat berat jenis ekskavator (beko) untuk membuka akses di tumpukan sampah yang menjulang. Unit anjing pelacak (K-9) juga dilibatkan untuk mendeteksi keberadaan korban yang masih tertimbun.
“Selain itu juga telah mengerahkan alat bantuan untuk melakukan evakuasi,” pungkas Romli. Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap empat korban sisa masih menjadi prioritas utama tim di lapangan. (ant/dpi)