news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Polisi.
Sumber :
  • ANTARA

Polisi Masih Selidiki Motif Penyerangan Bom Molotov di Kampus UNM

Kepolisian Resor Rappocini masih menyelidiki kasus dugaan teror orang tidak dikenal (OTK) berkendara motor melempari bom molotov ke arah dua mahasiswa di hingga terluka di area pintu gerbang Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Sulawesi Selatan
Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian Resor Rappocini masih menyelidiki kasus dugaan teror orang tidak dikenal (OTK) berkendara motor melempari bom molotov ke arah dua mahasiswa di hingga terluka di area pintu gerbang Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Sulawesi Selatan.

"Masih lidik. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kami ungkap. Saat ini kami masih melakukan pengembangan," ujar Kapolsek Rappocini Komisaris Polisi (Kompol) Ismail di Makassar, mengutip Antara pada Jumat.

Atas kejadian itu, korban dua mahasiswa tersebut terkena percikan api saat molotov itu terbakar masing-masing inisial MN (21) dan (21). Kedua korban mengalami luka serius.

Kejadian tersebut pada Rabu, 11 Maret sekitar pukul 03.22 WITA dini hari. Kedua korban telah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bayangkara Makassar setelah insiden tersebut.

"Sudah dirawat di rumah sakit. Penyidik juga sudah periksa beberapa saksi dari kejadian itu dan mengumpulkan bukti-bukti termasuk rekaman CCTV (kamera pengawas) di sekitar lokasi," tutur kapolsek.

Informasi yang di himpun, dari kedua korban ini hendak membeli sesuatu di warung, saat keluar dari pintu gerbang kampus, keduanya berpapasan dengan sejumlah OTK mengendarai motor yang masuk ke dalam kampus.

Terduga pelaku saling berboncengan motor. Diduga sudah merencanakan penyerangan itu. Sebab, sebagian berada di luar kampus Jalan Andi Pangeran Pettarani menunggu dan lainnya masuk ke dalam kampus seketika menyerang mahasiswa.

Rekaman CCTV yang beredar terlihat para terduga pelaku mengendarai motor melempar bom molotov ke arah korban yang hendak keluar dari pintu gerbang kampus setempat, kemudian melarikan diri.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa UNM Abdul Fathur Syam mengemukakan, peristiwa penyerangan tersebut terjadi pada Rabu (11/3) dini hari. Atas kejadian itu dua orang mahasiswa terluka. Kedua korban kini dirawat di rumah sakit.

"Penyerangan bom molotov itu terjadi pada jam 03.22 WITA, dan terekam kamera CCTV dengan jelas di depan gerbang kampus," tutur Fathur menerangkan.

Mengenai dengan motif penyerangan itu, pihaknya tidak mengetahui apa alasan dan penyebabnya. Karena selama ini korban maupun organisasi kemahasiswaan Sintalaras tidak punya musuh maupun permasalahan dengan organda kemahasiswaan lainnya.

" Tidak ada (musuh).Kami, juga tidak ada masalah dengan organisasi mana pun. Atas kejadian ini, kami dari mahasiswa UNM mendesak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini dalam waktu yang sesingkat singkatnya," ucap pria disapa akrab Gabro itu menekankan.

Sebelumnya, Kampus UNM di Jalan Andi Pangeran Pettarani diserang ratusan orang pengemudi ojek online (ojol) pada Kamis, (5/3) malam. Penyerangan pengemudi ojol ini dipicu dugaan pemukulan seorang ojol yang terhalang akses jalan saat mahasiswa memblokir jalan saat aksi menuntut reformasi Polri.

Akibat penyerangan itu, fasilitas kampus tersebut dirusak massa dari ojol. Beruntung aparat kepolisian dari Sabhara Polrestabes Makassar Bersama Kapolres tiba di lokasi untuk menenangkan aksi mereka.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dikeluarkan dari pihak Civitas Akademika UNM terkait serangkaian kejadian di kampus tersebut.(ant/ree)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:17
04:37
04:43
04:35
13:52
01:43

Viral