news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (kiri) bersama Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji (kanan) pada acara Sekolah Lapang Gempabumi dI Cilacap, Rabu (27/7/2022)..
Sumber :
  • ANTARA

Bupati Cilacap Kena OTT KPK, Ini Profil dan Harta Kekayaan Syamsul Auliya Rachman Rp12 Miliar

Profil dan kekayaan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman yang terjaring OTT KPK. LHKPN mencatat hartanya mencapai Rp12 miliar.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:48 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Syamsul Auliya Rachman mendadak menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Dalam operasi tersebut, Syamsul yang menjabat sebagai Bupati Cilacap turut diamankan bersama sejumlah pihak lainnya yang diduga terkait dengan perkara yang sedang ditangani oleh lembaga antirasuah tersebut.

Informasi mengenai penangkapan kepala daerah itu dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.

“Benar,” ujar Fitroh saat dikonfirmasi mengenai kabar penangkapan Syamsul Auliya Rachman.

Meski demikian, hingga kini KPK belum menjelaskan secara rinci perkara yang melatarbelakangi OTT tersebut maupun pihak lain yang ikut terjaring dalam operasi tersebut.

Peristiwa ini membuat publik mulai menyoroti sosok Syamsul Auliya Rachman, termasuk perjalanan karier hingga laporan kekayaan yang dimilikinya.

Latar Belakang Pendidikan hingga Doktor

Berdasarkan data yang tercantum di laman Komisi Pemilihan Umum (KPU), Syamsul Auliya Rachman memiliki latar belakang pendidikan yang berkaitan dengan pemerintahan dan administrasi publik.

Ia menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Cilacap pada periode 2000 hingga 2003.

Setelah lulus dari sekolah menengah, Syamsul melanjutkan pendidikan ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada 2004 hingga 2008.

Di kampus kedinasan tersebut, ia mengambil program Sarjana Sains Terapan Pemerintahan, yang fokus pada pembelajaran administrasi pemerintahan serta tata kelola daerah.

Karier akademiknya kemudian berlanjut ke jenjang magister. Syamsul tercatat menempuh pendidikan Magister Sains di Universitas Jenderal Soedirman pada periode 2010 hingga 2013.

Tidak berhenti di sana, ia kembali melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktoral.

Syamsul menyelesaikan pendidikan Doktor di Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jakarta pada periode 2018 hingga 2021.

Dengan latar belakang pendidikan tersebut, ia memiliki pendidikan formal berjenjang di bidang pemerintahan hingga tingkat doktor.

Karier dari Pejabat Kecamatan hingga Bupati

Karier Syamsul Auliya Rachman di pemerintahan dimulai dari jabatan struktural di tingkat kecamatan.

Pada 2012, ia tercatat menjabat sebagai Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) di Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap.

Setahun kemudian, pada 2013, ia dipercaya menjadi Kepala Subbagian Otonomi Daerah dan Kerja Sama pada Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Cilacap.

Jabatan tersebut berkaitan dengan pengelolaan kebijakan otonomi daerah serta koordinasi kerja sama pemerintahan.

Perjalanan kariernya kemudian berlanjut ke panggung politik daerah.

Syamsul terpilih sebagai Wakil Bupati Cilacap periode 2017–2022. Dalam posisi tersebut, ia mendampingi kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahan serta program pembangunan daerah.

Setelah periode tersebut, ia kemudian menjabat sebagai Bupati Cilacap, yang menempatkannya sebagai pimpinan tertinggi pemerintahan di kabupaten tersebut.

Harta Kekayaan Syamsul Auliya Rachman

Selain profil pendidikan dan perjalanan kariernya, laporan harta kekayaan Syamsul Auliya Rachman juga menjadi perhatian publik.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke KPK pada 19 Januari 2026 untuk periode pelaporan tahun 2025, total kekayaan Syamsul tercatat mencapai Rp12.039.790.782.

Berikut rincian harta yang dilaporkannya:

Tanah dan bangunan: Rp8.150.000.000

  • Tanah dan bangunan seluas 3.234 m²/1.000 m² di Kabupaten Cilacap senilai Rp8.000.000.000

  • Tanah seluas 140 m² di Kabupaten Cilacap senilai Rp150.000.000

Alat transportasi dan mesin: Rp1.400.000.000

  • Mobil Toyota minibus tahun 2021 (hibah tanpa akta) senilai Rp900.000.000

  • Mobil Toyota SUV tahun 2024 (hasil sendiri) senilai Rp500.000.000

Harta bergerak lainnya: Rp360.000.000

Kas dan setara kas: Rp1.295.400.782

Harta lainnya: Rp1.050.000.000

Total seluruh aset yang dilaporkan mencapai Rp12.255.400.782.

Namun dalam laporan tersebut juga tercatat utang sebesar Rp215.610.000, sehingga total kekayaan bersih yang dimiliki Syamsul Auliya Rachman sebesar Rp12.039.790.782.

Aktif di Media Sosial

Selain menjalankan tugas sebagai kepala daerah, Syamsul juga aktif di media sosial.

Ia memiliki akun Instagram dengan nama pengguna @syamsul_auliya_rachman yang kerap digunakan untuk membagikan berbagai aktivitasnya sebagai kepala daerah.

Melalui akun tersebut, ia sering mengunggah dokumentasi kegiatan pemerintahan, kunjungan kerja, hingga agenda bersama masyarakat di Kabupaten Cilacap.

Selain Instagram, Syamsul juga memiliki kanal YouTube dengan nama @mrsyaira11, meski kanal tersebut diketahui sudah tidak aktif sejak 2020.

Nama Jadi Sorotan Setelah OTT KPK

Kini nama Syamsul Auliya Rachman menjadi perhatian publik setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK.

Hingga saat ini, pihak yang diamankan dalam operasi tersebut masih berstatus sebagai terperiksa.

Sesuai prosedur hukum, KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut.

Publik kini menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai kasus yang menjerat Bupati Cilacap tersebut serta keputusan KPK terkait status hukum Syamsul Auliya Rachman. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:48
03:02
04:57
01:21
02:42

Viral