news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ILUSTRASI - Jalan Tol.
Sumber :
  • Jasa Marga

Jelang Idul Fitri, Korlantas Polri Sebut 72 Persen Kendaraan Belum Tinggalkan Jakarta

Korlantas Polri mengungkapkan sebanyak 72 persen kendaraan hari keempat Ops Ketupat 2026 atau menjelang Idul Fitri 2026 belum meninggalkan Jakarta.
Selasa, 17 Maret 2026 - 12:32 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkapkan sebanyak 72 persen kendaraan hari keempat Ops Ketupat 2026 atau menjelang Idul Fitri 2026 belum meninggalkan Jakarta.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho menerangkan tercatat sebanyak 3,5 kendaraan akan meninggalkan Jakarta melalui Tol Trans Jawa hingga Sumatera.

“Proyeksi 3,5 juta kendaraan yang akan meninggalkan ke Trans Jawa, Jawa Barat hingga ke Banten sampai Sumatera. Sampai sekarang 28% yang sudah meninggalkan Jakarta. Oleh sebab itu, kami masih mengelola kurang lebih 72% lagi,” kata Agus, dikutip Selasa (17/3/2026).

Agus menerangkan saat ini pihaknya dalam mengelola arus lalu lintas juga masih fokus terhadap lima klaster diantaranya jalan tol, jalan arteri, pelabuhan, tempat ibadah dan tempat wisata.

“Ada lima klaster. Yang pertama yang harus kita kelola adalah jalan tol. Jalan tol dan dinamikanya ada rest area, ada bottleneck dan nanti juga ada contra flow, ada one way. Yang kedua adalah jalan arteri atau jalan nasional termasuk jalan-jalan alternatif yang menuju ke tempat-tempat wisata,” ungkap Agus.

Selanjutnya, kata dia, yang ketiga adalah tempat pelabuhan penyeberangan Gilimanuk, Ketapang, Merak-Bakauheni sampai yang berada di luar Jawa termasuk di dalamnya ada terminal, bandara dan stasiun. Ini juga menjadi sasaran. 

“Yang keempat adalah tempat ibadah. Masjid sudah kita identifikasi tempat-tempat yang nanti akan digunakan salat id. Sudah kita rencanakan pengamanan. Tempat-tempat yang nanti mungkin untuk takbiran ini sudah kita siapkan semuanya. Yang terakhir adalah tempat-tempat wisata. Biasanya pra-Idul Fitri itu nanti banyak sekali tempat-tempat wisata yang akan dikunjungi. Ini sudah kita siapkan baik yang ada di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat termasuk yang ada di luar Jawa,” lanjutnya.

Agus mengungkapkan puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi akan terjadi pada Rabu (18/3/2026).

Pihaknya akan memberlakukan sistem one way nasional antara jam 10.00 WIB sampai jam 12.00 WIB. Namun, sistem one way akan diterapkan melihat kondisi lalu lintas di lapangan. 

Nantinya jika ada perkembangan tentang traffic accounting mengenai perubahan jamnya, maka akan kembali diinformasikan.

“Ketika nanti infrastruktur teknologi traffic accounting-nya bisa terkendalikan, mungkin juga bisa berubah untuk one way nasional atau one way sepenggal tahap pertama. Tentunya nanti akan kita umumkan. Tetapi rencana one way nasional flag out untuk arus mudik adalah tanggal 18,” terang Agus. (ars/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:42
02:13
02:29
22:32
02:38
01:37

Viral