news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Konferensi Pers TAUD di YLBHI.
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Empat Pelaku Penyiraman Andrie Ditangkap oleh TNI, TAUD: Polisi Kecolongan

Perwakilan Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) Alghiffari Aqsa memberikan respons terkait penangkapan terduga pelaku penyiraman Andrie Yunus oleh TNI.
Rabu, 18 Maret 2026 - 16:13 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Perwakilan Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) Alghiffari Aqsa memberikan respons terkait penangkapan terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus oleh TNI.

Alghiffari menyesalkan bahwa Polisi tidak melakukan gerak cepat untuk menangkap pelaku. Padahal mereka telah melakukan penyelidikan bahkan wajah terduga pelaku sudah terindetifikasi.

"Ada tim yang memantau preskon di Polda Metro Jaya, ternyata Polda Metro Jaya sudah dapat wajah identifikasi wajah pelaku sangat jelas melalui CCTV. Artinya, seharusnya 16 Maret yang lalu, polisi sudah mendapatkan pelaku dan sudah menangkap," katanya, Rabu (18/3/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa masyarakat sipil telah mendesak Polri untuk menangkap terduga pelaku

Namun justru saat ini Polisi kecolongan, Mabes TNI mengklaim telah menangkap empat terduga pelaku penyiraman Andrie.

"Dan ternyata kami mendapatkan kabar di preskon yang dilakukan oleh TNI sudah diamankan di Puspom TNI. Artinya polisi di sini kecolongan gitu," ujarnya.

Diketahui Mabes TNI mengungkap telah menahan empat prajurit yang diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Keempatnya berinisial SL (Lettu), NDP (Kapten), BHW (Lettu), dan ES (Serda), dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka diketahui berasal dari satuan Denma Bais Mabes TNI, yang mencakup personel dari TNI Angkatan Udara (AU) dan TNI Angkatan Laut (AL).

Komandan Puspom TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, menyatakan para tersangka telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

"Keempat tersangka sudah diamankan Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyidikan," kata Yusri saat konferensi pers di Mabes TNI, Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026).

Saat ini, keempatnya ditahan di sel pengamanan maksimum Pomdam Jaya, Jakarta Selatan. (aha/iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:47
06:03
01:21
01:11
01:18
01:06

Viral