- ANTARA
One Way Tol Cipali Diperpanjang Mulai dari Kendal, Kemacetan Parah di Brebes Bikin Perjalanan Tembus 7 Jam
Kemacetan Parah, Perjalanan Melonjak Dua Kali Lipat
Kondisi kemacetan di ruas tol Solo–Semarang menjadi sorotan para pengguna jalan.
Salah satu pemudik, Nunik, mengaku perjalanannya dari Boyolali menuju Semarang mengalami keterlambatan signifikan akibat kepadatan lalu lintas.
Dalam kondisi normal, perjalanan tersebut hanya memakan waktu sekitar 3 jam. Namun pada Senin, waktu tempuhnya melonjak hingga 7 jam.
Bahkan, perjalanan dari Gerbang Tol Salatiga menuju Bawen saja membutuhkan waktu sekitar 2 jam.
“Macetnya parah banget sampai sesak dada. Keluar tol pun sama saja macetnya,” ungkapnya.
Volume Kendaraan Terus Meningkat
Lonjakan volume kendaraan juga terpantau di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang.
Kepala Pos Pengamanan GT Kalikangkung, Ajun Komisaris Dimas Arief Wicaksono, menyebut bahwa arus kendaraan dari timur ke barat mencapai 1.500 hingga 3.000 kendaraan per jam.
Angka tersebut meningkat dibandingkan hari sebelumnya yang hanya berkisar 1.000 hingga 1.900 kendaraan per jam.
Sementara itu, arus dari barat ke timur juga masih cukup tinggi, dengan rata-rata 1.000 hingga 2.000 kendaraan per jam.
Peningkatan ini diprediksi masih akan terus terjadi seiring mendekati puncak arus balik yang diperkirakan berlangsung pada Selasa (24/3/2026).
Penambahan Gardu Tol untuk Antisipasi Antrean
Untuk mengantisipasi antrean panjang di gerbang tol, petugas telah menyiapkan sejumlah gardu pembayaran tambahan.
Berikut rinciannya:
-
Arah timur ke barat:
-
7 gardu utama
-
4 gardu satelit
-
-
Arah barat ke timur:
-
5 gardu utama
-
4 gardu satelit
-
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses transaksi dan mengurangi penumpukan kendaraan di gerbang tol.
Jalur Arteri Ikut Padat, Alternatif Disiapkan
Dampak penerapan one way juga dirasakan di jalur arteri. Kendaraan dari arah barat ke timur dialihkan ke jalan non-tol, yang berpotensi menimbulkan kepadatan baru.
Selain arus balik, pergerakan masyarakat untuk silaturahmi dan wisata juga turut memperparah kondisi lalu lintas.
Untuk mengantisipasi hal ini, petugas menyiagakan tim urai di titik-titik rawan kemacetan.
Polda Jawa Tengah juga menyiapkan jalur alternatif yang bisa diakses pemudik melalui layanan digital.
Imbauan untuk Pemudik
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk:
-
Mengatur waktu perjalanan
-
Menghindari titik rawan kepadatan
-
Memanfaatkan jalur alternatif
-
Memastikan kondisi fisik tetap prima