- Antara
Cari Pendaki Hilang di Gunung Dako Tolitoli, Tim SAR Bagi Dua Grup
Jakarta, tvOnenews.com - Tim SAR gabungan membagi dua grup untuk mempermudah operasi pencarian terhadap dua orang pendaki yang dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Dako Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.
“Fokus pencarian di area pos 3 tempat terakhir kedua pendaki berada, lalu dilakukan penyisiran hingga ke puncak gunung,” kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) atau Basarnas Palu Muh Rizal di Palu, Rabu.
Ia mengemukakan pada hari kedua operasi, Tim SAR menyisir dua sektor menggunakan metode Expanded Search and Rescue (ESAR), adapun koordinat sektor satu 1A 1° 5'9.53"N - 120°57'11.95"E, 1B: 1° 5'41.96"N -120°57'12.67"E, 1C: 1° 5'25.08"N - 120°57'41.33"E.
Lalu koordinat sektor dua 2A: 1° 5'7.37"N - 120°57'12.96"E, 2B: 1° 5'23.21"N - 120°57'42.16"E, 2C: 1° 4'48.22"N - 120°57'38.02"E.
“Dua grup penyelamat menyusuri punggung dan lereng gunung. Pencarian dimulai sekitar pukul 07.30 Wita,” ujarnya.
Menurut keterangan teman pendaki, kegiatan di Gunung Dako Desa Lakatan, Kecamatan Galang dimulai pada Senin (23/3), di tengah perjalanan tepatnya di pos 3 kedua pendaki berhenti dengan alasan lelah.
Dua rekan lainnya kemudian melanjutkan perjalanan menuju puncak, saat mereka kembali ke Pos 3 pada pukul 13.00 Wita, kedua pendaki tersebut sudah tidak berada di lokasi, rekan mereka kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun hasilnya nihil.
“Dari laporan yang kami terima, logistik dibawa dua pendaki itu untuk kebutuhan makan tiga hari. Dengan jumlah logistik itu kami berharap mereka bisa bertahan hidup dan berlindung ditempat aman. Kami telah menginstruksikan tim mengoptimalkan pencarian,” tutur Rizal.
Pada operasi pencarian, Basarnas Palu menugaskan Unit Siaga SAR (USS) Tolitoli dibantu potensi SAR lainnya di daerah itu. Selain itu, Bhabinkamtibmas, BPBD, aparat desa, dan warga setempat.
Selain itu tim gabungan juga didukung peralatan SAR berupa alat navigasi, komunikasi, medis, dan peralatan evakuasi lainnya.
“Dua orang korban dilaporkan hilang atas nama Moh Agil (21) dan Moh Rifal (18). Kami juga meminta pihak keluarga maupun kerabat tetap tenang dan selalu berusaha berpikir positif guna meminimalisasi tekanan psikis yang berat,” katanya.(ant/ree)