- Abdul Gani Siregar/tvOnenews
Tito Sebut 38 Daerah Bangkit dari Bencana Sumatera, 11 Wilayah Masih Darurat Pemulihan
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah mengklaim sebagian besar wilayah terdampak bencana di Sumatera telah keluar dari fase krisis. Namun, di balik angka pemulihan yang tinggi, masih ada belasan daerah yang membutuhkan penanganan serius agar bisa benar-benar pulih.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan, sebanyak 38 kabupaten/kota di Sumatera kini telah kembali ke kondisi normal pascabencana.
“Sumbar 13 kabupaten/kota, Sumut 15 kabupaten/kota, dan Aceh 10 kabupaten/kota sudah kembali normal,” ujar Tito, dalam konferensi pers update PHTC, di Kantor KSP, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2026).
Pemulihan terbesar terjadi di tiga provinsi utama, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Di Sumatera Barat, sejumlah wilayah seperti Kota Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Solok, Kepulauan Mentawai, Kota Bukittinggi, Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kota Pariaman, Kota Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kabupaten Pesisir Selatan telah dinyatakan pulih.
Sementara itu di Sumatera Utara, kota-kota besar seperti Kota Medan, Kota Padang Sidempuan, Kota Binjai, Kabupaten Nias, Kabupaten Langkat, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Asahan, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Mandailing Natal, serta Kota Sibolga termasuk dalam daftar wilayah yang sudah kembali normal.
Di Aceh, pemulihan juga mencakup berbagai daerah, mulai dari Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Nagan Raya, Aceh Singkil, serta Kota Lhokseumawe, Langsa, dan Subulussalam.
Namun, pemerintah menegaskan pekerjaan belum selesai. Masih ada 11 kabupaten yang masuk kategori prioritas karena kondisi pemulihannya belum optimal.
“Sebanyak 11 kabupaten perlu atensi khusus, yakni Sumbar 2 kabupaten, Sumut 2 kabupaten, dan Aceh 7 kabupaten,” jelas Tito.
Wilayah yang masih membutuhkan perhatian intensif di Sumatera Barat meliputi Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam. Di Sumatera Utara, fokus pemulihan diarahkan ke Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara.
Sementara itu, Aceh menjadi provinsi dengan jumlah wilayah terbanyak yang masih dalam pemantauan ketat, yakni tujuh kabupaten, termasuk Kabupaten Bireuen, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya.