- Kolase Polres Majalengka & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Gubernur Jabar KDM Ungkap Korban Tewas Kecelakaan Maut Mobil Elf di Majalengka Bertambah Jadi 7 Orang
Majalengka, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) kembali menyoroti kecelakaan maut melibatkan mobil Elf di Majalengka, Senin (23/3/2026).
KDM kembali menyampaikan duka cita mendalamnya. Ia mengabarkan bahwa, jumlah korban tewas dalam kecelakaan maut mobil Elf di Majalengka, bertambah menjadi tujuh orang.
KDM mengatakan, korban kecelakaan maut yang baru saja menghembuskan napas terakhirnya bernama Ade Solihin. Korban tutup usia pada hari ini, Kamis (26/3/2026), sekitar pukul 14.57 WIB.
Ia menambahkan bahwa, Ade Solihin sempat mendapat perawatan medis. Namun nyawanya tidak tertolong sehingga dinyatakan meninggal dunia.
"Kami sampaikan sebuah informasi, Bapak Ade Solihin, korban kecelakaan maut di Cikijing, Majalengka, hari ini 14.57 WIB meninggal dunia," ungkap KDM dalam keterangannya, Kamis.
KDM Beri Doa untuk Para Korban Tewas dalam Kecelakaan Maut di Majalengka
- Antara
Lebih lanjut, KDM menyampaikan getaran doa mendalamnya. Sebab, korban kecelakaan di jalur Panjalu-Cikijing, Kabupaten Majalengka, kini berjumlah sebanyak tujuh orang.
KDM selaku Gubernur Jabar hanya bisa berharap agar Ade Sholihin dan enam korban yang tewas lainnya mendapatkan tempat terbaiik di sisi Allah SWT.
"Semoga almarhum diterima iman Islamnya, diampuni segala dosanya, dan mendapat tempat di sisi Allah SWT," ucapnya.
Korban yang Baru Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut di Majalengka Sempat Dirawat
- Polres Majalengka
Mantan Bupati Purwakarta itu sebelumnya sempat bertemu dengan anak Ade Solihin dan anak dari sopir mobil Elf yang tewas dalam kecelakaan maut tersebut.
KDM merasakan betul apa yang dirasakan oleh anak korban. Sebab, sang anak terlihat melamun memikirkan nasib ayahnya terbaring lemah.
KDM mengungkapkan bahwa, Ade Solihin sempat dirawat di Rumah Sakiti (RS) Mitra Plumbon Majalengka. Ia menyebut Bupati Majalengka, Eman Suherman menanggung biaya korban selama menjalani perawatan.
Korban terindikasi dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung. KDM menegaskan, dirinya akan menanggung pembiayaan perobatan selama korban mendapat penanganan lanjutan di Bandung.
"Tapi, nasib berkata lain. Hari ini, Bapak Ade Solihin meninggalkan keluarga, saudara, dan kerabatnya untuk selamanya," terangnya.