- ANTARA
Iran Pilih-Pilih Negara, Ini Daftar yang Diizinkan Lolos Selat Hormuz di Tengah Konflik
Langkah Iran yang membatasi akses hanya untuk negara tertentu mempertegas posisi strategis Selat Hormuz dalam geopolitik global.
Dampak Global Mulai Terasa
Pembatasan akses Selat Hormuz tidak hanya berdampak pada negara-negara yang tidak diizinkan melintas, tetapi juga memicu kekhawatiran lebih luas terkait krisis energi global.
Pasokan minyak, gas, hingga pupuk dilaporkan mulai terganggu, terutama di tengah momen penting musim tanam di berbagai negara.
Kondisi ini membuat banyak negara harus mencari jalur alternatif atau sumber energi baru untuk menjaga stabilitas pasokan dalam negeri.
PBB Desak Pembukaan Selat Hormuz
Di tengah situasi yang semakin memanas, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, menyerukan agar Selat Hormuz segera dibuka kembali secara penuh.
Ia menilai penutupan berkepanjangan akan memperparah krisis global, baik dari sisi kemanusiaan maupun ekonomi.
“Penutupan Selat Hormuz telah menghambat pasokan minyak, gas, dan pupuk di momen penting,” ujarnya.
Guterres juga menekankan pentingnya mengakhiri konflik yang terjadi, karena dampaknya sudah meluas ke berbagai sektor kehidupan masyarakat global.
Tekanan untuk Mengakhiri Konflik
Selain soal energi, PBB juga menyoroti dampak kemanusiaan yang semakin memburuk akibat konflik di kawasan tersebut. Korban sipil terus bertambah, sementara ketidakpastian ekonomi semakin meningkat.
Guterres mendesak semua pihak yang terlibat, termasuk Amerika Serikat dan Israel, untuk segera mengakhiri konflik demi mencegah krisis yang lebih besar.
Ia juga meminta Iran untuk menghentikan serangan terhadap negara-negara yang tidak terlibat langsung dalam konflik.
Indonesia Belum Masuk Daftar
Di tengah kebijakan selektif Iran, Indonesia hingga saat ini belum termasuk dalam daftar negara yang diizinkan melintasi Selat Hormuz.
Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat sebagian impor energi Indonesia masih bergantung pada jalur tersebut. Pemerintah pun telah mengambil langkah antisipasi, termasuk mencari sumber pasokan energi alternatif.
Ketegangan Masih Membayangi
Keputusan Iran membuka akses terbatas Selat Hormuz menjadi bukti bahwa konflik di Timur Tengah belum menunjukkan tanda mereda. Ketegangan yang terus berlangsung berpotensi memperburuk kondisi energi global dalam waktu dekat.