news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Lokasi Pegawai Ayam Goreng di Bekasi Ditemukan Termutilasi.
Sumber :
  • Ist

Kronologi Bos Ayam Goreng di Bekasi Temukan Pegawai Dimutilasi Tanpa Tangan dan Kaki dalam Freezer

Kronologi penemuan mayat termutilasi di dalam freezer kios ayam goreng di kawasan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Senin, 30 Maret 2026 - 08:25 WIB
Reporter:
Editor :

Bekasi, tvOnenews.com - Kronologi penemuan mayat termutilasi di dalam freezer kios ayam goreng di kawasan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Penemuan mayat korban mutilasi ini pertama kali diketahui pada Sabtu (28/3/2026) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. 

Warga melaporkan adanya temuan mencurigakan di Toko Chicken Alfaza, Perum Mega Regency, Desa Sukaragam, Bekasi.

"Korban diketahui bernama Abdul Hamid (39), seorang karyawan yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga kios," kata Kapolres Kabupaten Bekasi, Kombes Sumarni, dikutip Senin (30/3/2026).

Laporan resmi masuk ke Polsek Serang Baru sekitar pukul 08.30 WIB, tak lama setelah temuan tersebut menghebohkan warga sekitar.

Kronologi

Dari hasil penyelidikan awal, pemilik usaha bernama Elen Saputra (32) mengungkapkan bahwa ia memiliki tiga orang karyawan yang tinggal di ruko tersebut.

Dua di antaranya, yakni SMN dan ANC, bertugas melayani pembeli sekaligus memasak ayam. Sementara korban Abdul Hamid bertugas menjaga kios.

"Sebelum kejadian, pemilik usaha bersama keluarganya diketahui pulang kampung ke Cilacap pada Rabu malam, 18 Maret 2026," katanya.

Saat itu, dua karyawannya, SMN (27) dan ANC (23), juga berencana pulang ke kampung masing-masing. Sementara korban tetap tinggal di ruko karena sudah tidak memiliki keluarga.

Namun, situasi berubah mencurigakan saat sang pemilik kembali dari mudik dan menemukan jasad di dalam freezer penyimpanan daging ayam. 

Korban diduga kuat adalah Abdul Hamid, berdasarkan ciri-ciri fisik yang dikenali.

Ia ditemukan sudah dalam kondisi membusuk, terbungkus kain. Tak hanya itu kondisi mayat dalam keadaan tanpa tangan dan kaki.

Dari hasil pemeriksaan awal terhadap ES, polisi menduga pelaku pembunuhan mengarah kepada dua pegawai lainnya.

Lebih mencurigakan lagi, dua karyawan tersebut SMN dan ANC, tidak dapat dihubungi. Nomor telepon keduanya sudah tidak aktif.

Tak hanya itu, pemilik usaha juga melaporkan adanya barang yang hilang, yakni dua unit sepeda motor jenis Honda Beat dan Vario, serta uang tunai sebesar Rp500 ribu.

"Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti," tutur dia.

Saat ini, aparat telah melakukan serangkaian langkah, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, hingga pengumpulan barang bukti. (Foe Peace Simbolon)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

11:21
06:19
02:41
01:30
01:04
01:12

Viral