news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Sumber :
  • ANTARA

Panglima Perintahkan Anggota TNI di Lebanon Berlindung di Bunker Usai 3 Prajurit Gugur, Hentikan Aktivitas Luar

Agus meminta pasukan menjaga keamanan internal sekaligus mempertahankan semangat di tengah situasi yang terus memanas.
Sabtu, 4 April 2026 - 13:40 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memerintahkan seluruh prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon untuk memprioritaskan keselamatan dengan tetap berada di bunker dan menghentikan sementara seluruh aktivitas di luar markas. 

Arahan itu disampaikan saat melakukan sambungan video dengan Komandan Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL pada Jumat (3/4/2026).

Dalam arahannya, Agus meminta pasukan menjaga keamanan internal sekaligus mempertahankan semangat di tengah situasi yang terus memanas.

“Jaga moral prajurit yang ada di sana, tetap melaksanakan pengamanan intern, masuk ke bunker-bunker dan tidak ada kegiatan yang lagi keluar,” ujar Agus dikutip dari akun Instagram pribadinya, Sabtu (4/4/2026).

Komandan Satgas yang menerima instruksi tersebut langsung menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk melaksanakan perintah.

“Siap Panglima,” jawab Komandan Satgas.

Panglima juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga moril personel agar tetap fokus menjalankan tugas perdamaian.

“Dan jaga moral prajurit supaya tetap semangat. Terima kasih,” kata dia.

Arahan darurat itu dikeluarkan setelah tiga prajurit TNI gugur dalam tugas penjaga perdamaian di Lebanon selatan, yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur, dan Praka Farizal Rhomadhon. Ketiganya mendapat penghormatan resmi dari negara dan PBB atas pengabdian mereka.

Praka Farizal dilaporkan gugur akibat serangan artileri tidak langsung di sekitar Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3/2026), ketika eskalasi bentrokan di Lebanon selatan meningkat tajam.

Sementara itu, Kapten Zulmi dan Sertu Muhammad Nur meninggal setelah kendaraan yang mereka tumpangi terkena ranjau usai lebih dulu dihantam tembakan saat menjalankan misi.

Jenazah ketiga prajurit dijadwalkan tiba di Indonesia pada Sabtu (4/4/2026), setelah sebelumnya dilepas melalui upacara militer di Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut, yang dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan proses pemulangan jenazah merupakan bentuk penghormatan negara sekaligus komitmen kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Repatriasi merupakan bentuk penghormatan terakhir bagi para prajurit yang gugur, sekaligus wujud tanggung jawab negara kepada keluarga yang ditinggalkan. Doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia menjadi penguat dalam mengiringi kepulangan para pahlawan bangsa,” demikian pernyataan resmi Kemlu RI.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral