- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Indonesia Desak PBB Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Sugiono menekankan bahwa personel peacekeeping memiliki mandat menjaga stabilitas, bukan melakukan operasi tempur ofensif.
"They are peacekeeping, not peacemaking. Mereka tidak dilengkapi dengan kemampuan untuk membuat ataupun peacemaking. Perlengkapannya dan latihannya adalah untuk menjaga perdamaian, situasi damai yang dijaga, dan ini juga merupakan mandat dari PBB peacekeeping ini," kata Menlu.
Langkah diplomatik yang ditempuh Indonesia dinilai menunjukkan sikap tegas pemerintah, tidak hanya dalam menyampaikan duka, tetapi juga dalam memperjuangkan peningkatan standar keamanan bagi para penjaga perdamaian dunia.
Pesan yang ingin ditegaskan pemerintah jelas: negara akan terus hadir untuk menghormati pengorbanan prajurit sekaligus memastikan perlindungan yang lebih kuat bagi mereka di setiap medan tugas. (ant/nba)