- Istimewa
Wakil Ketua MPR RI Minta Perkuat Demokrasi dan Kesejahteraan Rakyat: Sinergi PATRIA
"Kita ingin membangun jembatan dari masyarakat ke parlemen, dari gagasan menjadi kebijakan,” ujarnya.
Selain itu, Ibas juga mengapresiasi berbagai program PATRIA dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, seperti workshop UMKM, pendidikan dan karya akademis, literasi keuangan, kesehatan, lingkungan hidup, serta sekolah kader kebangsaan.
“Bangsa ini membutuhkan lebih banyak orang baik yang tidak hanya mengkritik, tetapi juga memberi solusi. Tidak hanya berpikir, tetapi juga bertindak,” ungkapnya.
Lulusan S2 Nanyang Technological University dari Singapura ini juga mengajak seluruh alumni PATRIA untuk terus berkontribusi aktif dalam menjaga persatuan, memperkuat demokrasi, dan memperjuangkan keadilan sosial.
Sementara, dalam forum tersebut, Ketua Umum DPP PATRIA 2025–2030, Agustinus Tamo Mbapa, menambahkan organisasinya dalam mendorong gerakan ekologis nasional, yaitu Gerakan Satu Juta Pohon dengan melibatkan ribuan titik di seluruh Indonesia sebagai kontribusi nyata terhadap lingkungan.
Perwakilan pengurus PATRIA, Ibnu Kurniawan juga mengusulkan solusi pengelolaan sampah berbasis komunitas.
“Bagaimana jika setiap RT ada unit pengelolaan sampah tanpa asap, sehingga bisa membakar sendiri, bisa membesarkan sendiri,” terangnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Anggota Fraksi Partai Demokrat, Marwan Cik Asan mengapresiasi terhadap semangat kontribusi generasi muda.
Ia menegaskan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan nilai perjuangan Partai Demokrat dan membuka ruang kolaborasi ke depan.
Audiensi ini turut dihadiri oleh sejumlah anggota Fraksi Partai Demokrat, antara lain Marwan Cik Asa, Rizki Natakusumah, Benny K. Harman, Sabam Sinaga, Hillary Brigitta Lasut, dan Zulfikar Suhadi, serta para anggota dan pengurus PATRIA PMKRI dari berbagai daerah.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun sinergi berkelanjutan antara PATRIA dan parlemen dalam memperkuat demokrasi dan mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia.