news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf.
Sumber :
  • tvOnenews/ Abdul Gani Siregar

Jangan Nekat Haji Tanpa Visa, Menhaj Irfan: Arab Saudi Perketat Pengawasan, Risiko Blacklist 10 Tahun

Pemerintah mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak mencoba berangkat haji tanpa visa resmi.
Rabu, 15 April 2026 - 12:48 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak mencoba berangkat haji tanpa visa resmi.

Pengetatan aturan oleh otoritas Arab Saudi pada musim haji 2026 disebut akan jauh lebih ketat dengan sanksi berat bagi pelanggar.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menegaskan seluruh calon jemaah wajib menggunakan visa haji resmi untuk menghindari masalah serius saat memasuki wilayah Arab Saudi.

“Kita berharap tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang berangkat haji tanpa menggunakan visa haji yang resmi,” kata Irfan dalam konferensi pers di Kantor KSP, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).

Ia mengungkapkan pemerintah Arab Saudi akan meningkatkan pengawasan di berbagai titik masuk sehingga peluang lolos tanpa dokumen resmi semakin kecil.

“Beberapa titik-titik pasti akan ada pemeriksaan, karena itu kita harap masyarakat Indonesia yang tidak memiliki visa haji mohon jangan berangkat, saya khawatir nanti akan ada permasalahan,” ujarnya.

Risiko yang dihadapi tidak main-main. Selain penahanan, pelanggar juga terancam masuk daftar hitam atau blacklist hingga 10 tahun sehingga tidak bisa kembali ke Arab Saudi.

Irfan mengungkapkan kasus serupa pernah terjadi pada musim haji sebelumnya. Sekitar seribu warga Indonesia sempat ditahan di Jeddah karena tidak mengantongi visa haji.

Ia juga menyoroti banyaknya jemaah yang sudah berada di Arab Saudi namun tetap tidak bisa masuk ke Mekkah karena hanya mengantongi visa non-haji.

“Mereka hanya punya visa ziarah ataupun visa kerja,” ucapnya.

Di sisi lain, pemerintah memastikan seluruh persiapan keberangkatan haji 2026 telah tersusun rapi.

Jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama pada 21 April sebelum diberangkatkan secara bertahap ke Tanah Suci.

Gelombang pertama akan terbang ke Madinah pada 22 April, sementara gelombang kedua diberangkatkan melalui Jeddah mulai 7 Mei. Seluruh jemaah ditargetkan telah berada di Arab Saudi pada 21 Mei 2026.

Puncak ibadah haji akan berlangsung pada 25 Mei dengan pergerakan ke Arafah dan pelaksanaan wukuf pada 26 Mei dilanjutkan rangkaian ibadah di Muzdalifah dan Mina.

Adapun proses pemulangan jemaah akan dimulai pada 1 Juni 2026 dan berlangsung bertahap hingga akhir bulan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:53
13:20
06:30
08:32
09:39
10:46

Viral