news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

5 Menit Usai Lepas Landas, Helikopter Airbus H130 PK-CFX Hilang Kontak: Sinyal Darurat Terdeteksi, Serpihan Ditemukan di Hutan Sekadau.
Sumber :
  • Istimewa

8 Korban Tewas Helikopter Jatuh di Sekadau Berhasil di Evakuasi, Termasuk WN Malaysia

Sementara itu, enam penumpang yang turut menjadi korban berasal dari berbagai latar belakang, termasuk satu warga negara Malaysia.
Jumat, 17 April 2026 - 11:50 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kecelakaan helikopter terjadi di kawasan hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (16/4/2026) menewaskan seluruh penumpang dan awak di dalamnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan total delapan orang meninggal dunia dalam insiden tersebut. Korban terdiri dari satu pilot, satu engineer, serta enam penumpang.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menjelaskan, helikopter itu dikemudikan oleh Capt. Marindra Wibowo dengan didampingi engineer Harun Arasyid.

Sementara itu, enam penumpang yang turut menjadi korban berasal dari berbagai latar belakang, termasuk satu warga negara Malaysia.

"Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat dan berdasarkan informasi di lapangan, seluruh penumpang dan awak pesawat dinyatakan meninggal dunia," ujar Lukman, Jumat (17/4/2026).

Helikopter jenis Airbus Helicopters EC130 T2 dengan registrasi PK-CFX tersebut dioperasikan oleh PT Matthew Air Nusantara. Penerbangan dilakukan dari Helipad PT Cipta Mahkota menuju Helipad PT Graha Agro Nusantara 1 di wilayah Sekadau.

Berdasarkan kronologi, pesawat lepas landas pada pukul 07.37 WIB. Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 08.39 WIB, helikopter mengirimkan sinyal darurat dari wilayah hutan Kalimantan Barat. Tak lama berselang, pada pukul 09.15 WIB, pesawat dinyatakan hilang kontak.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, AirNav Indonesia menerbitkan notifikasi darurat (DETRESFA) pada pukul 10.43 WIB sesuai prosedur penerbangan.

Pemerintah menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa ini. Proses evakuasi dan penanganan korban masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Basarnas dan unsur TNI AU di lokasi kejadian.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari pemerintah dan tidak berspekulasi terkait kejadian ini," kata Lukman. 

Basarnas menyatakan delapan penumpang itu sudah dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

"Semua meninggal dunia. Kru dua orang dan penumpang enam orang jadi total person on board (POB) 8 orang," kata Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodin.

Dia memastikan bahwa kedelapan jenazah tersebut siang ini sudah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk dilakukan proses identifikasi.

"Ya, sudah berhasil dievakuasi dan saat ini sudah dilakukan identifikasi di RS Bhayangkara Pontianak," kata dia menambahkan. (nba)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:00
01:34
01:58
02:05
01:13
02:53

Viral