- Rika Pangesti/tvOnenews
Respons JK Dipolisikan Usai Ceramah di UGM: Ini Muncul Setelah Saya Adukan Rismon soal Ijazah Jokowi
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), menilai polemik yang menyeret dirinya hingga dilaporkan ke polisi tidak muncul begitu saja.
JK mengaitkan momentum itu dengan langkahnya yang lebih dulu mengadukan Rismon Sianipar terkait polemik ijazah Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).
“Saya tidak menuduh ini politik, tetapi kenyataannya bahwa ini timbul setelah saya mengadukan Rismon,” kata JK saat konferensi pers di kediamannya di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).
JK melihat, situasi publik memang sedang panas dalam dua tahun terakhir, terutama karena isu ijazah yang dinilainya tak kunjung diselesaikan secara terbuka.
“Sudah dua tahun rakyat ini berkonflik, bertentangan, saling mengadu, saling berteriak-berteriak, demo,” ujarnya.
Ia bahkan menyarankan agar polemik tersebut segera diakhiri untuk meredam kegaduhan.
“Sudahlah Pak Jokowi, sudahlah kasihlah ijazah saja. Itu saja,” ucap JK.
Menurutnya, isu tersebut menjadi sangat sensitif dan justru memicu perpecahan di masyarakat.
“Sensitif sekali itu ijazah. Kenapa sih? Dan saya lihat itu asli, kenapa tidak dikasih lihat?” katanya.
Di tengah situasi itu, JK kemudian disorot usai ceramahnya di masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dipersoalkan sebagian pihak. Ia pun membantah keras tudingan penistaan agama.
JK menegaskan, apa yang ia sampaikan hanya menggambarkan realitas konflik Poso dan Ambon, bukan membahas doktrin agama.
“Saya tidak bicara tentang dogma agama, saya tidak bicara tentang ideologi agama, tidak. Tentang kenapa mereka saling membunuh,” tegasnya.
Menurut JK, saat konflik berlangsung, agama kerap dijadikan pembenaran oleh pihak-pihak yang bertikai.
“Islam menganggap dia berjuang agama, Kristen menganggap dia berjuang untuk agama. Terjadilah perang besar-besaran,” ujarnya.
Namun ia menegaskan, tindakan tersebut justru bertentangan dengan ajaran agama.
“Tidak ada ajaran agama yang mengatakan saling membunuh saudaranya. Itu bukan syahid,” kata JK.
Terkait dirinya yang dilaporkan ke polisi, JK memilih tidak langsung mengambil langkah hukum. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat dan tim hukum.
“Bukan saya yang mau mengambil hukum, (tapi) masyarakat yang mau mengadukan ke hukum,” ujarnya.