news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Pertamina.
Sumber :
  • Istimewa

Harga BBM Nonsubsidi Meroket Naik, Celios Ingatkan Pengawasan BBM Subsidi

PT Pertamina resmi menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi per 16 April 2026. Adapun BBM nonsubsidi yang harganya naik, di antaranya, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Minggu, 19 April 2026 - 10:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - PT Pertamina resmi menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi per 16 April 2026.

Adapun BBM nonsubsidi yang harganya naik, di antaranya, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut mendapat respons dari sejumlah kalangan publik.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan penting bagi pemerintah untuk melakukan pengawasan pembelian BBM subsidi di tengah kenaikan harga BBM nonsubsidi.

Bhima saat dihubungi di Jakarta, Minggu, menilai kenaikan harga BBM nonsubsidi memang hal yang wajar mengingat harga pasar dan Indonesian Crude Price (ICP) juga naik.

“Cuma yang harus diperhatikan, misalnya, yang saya khawatir itu Pertamina Dex naiknya 60 persen, dan Pertamina Dex ini bukan cuma untuk kendaraan yang dibilang menengah ke atas, tapi juga mesin-mesin industri, alat-alat berat di sektor pertambangan, di sektor sawit itu juga banyak yang membeli Pertamina Dex,” kata Bhima.

Dengan kenaikan Pertamina Dex yang sangat signifikan dari Rp14.500 per liter ke Rp23.900 per liter, ia mengingatkan adanya potensi pergeseran konsumen untuk menggunakan solar subsidi yang tidak mengalami kenaikan harga.

Hal ini, lanjut Bhima, dikhawatirkan akan berpengaruh pada pasokan solar subsidi.

“Jadi nanti akan berpengaruh pada pasokan solar juga. Ada kebocoran di situ, ya. Jadi pengawasan terhadap solar subsidi ini juga harus ketat, terutama di luar pulau Jawa, baik yang digunakan untuk logistik, maupun untuk alat-alat berat seperti tadi, ya, (contohnya) di (sektor industri) pertambangan, di perkebunan,” jelas Bhima.

“Nah ini harus ada pengetatan, jangan sampai terjadi kebocoran yang semakin masif karena pergeseran dan selisih harga yang terlalu jauh antara solar subsidi dan solar nonsubsidi,” ujarnya menambahkan.

Bhima menilai, hal ini juga bisa berpengaruh kepada konsumen Pertamax Turbo untuk beralih ke BBM jenis Pertamax yang juga tidak mengalami kenaikan harga.

Adapun harga Pertamax Turbo untuk wilayah DKI Jakarta per 18 April ini naik sebesar Rp19.400 per liter dari harga per 1 April 2026 sebesar Rp13.100 per liter.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral