- YouTube/Trainspotter ID
Jeritan Penumpang KA Argo Bromo yang Hantam KRL di Stasiun Bekasi Timur: Allahu Akbar, Pak!
Jeritan kepanikan juga mulai memenuhi kabin, bahkan para penumpang mulai menyadari dan menebak dengan cemas, bahwa kereta yang mereka tumpangi baru saja mengalami tabrakan hebat.
- YouTube/Trainspotter ID
"Allahu akbar! Allahu akbar! Allahu akbar!" ucap pemilik akun Trainspotter ID yang terekam dalam video yang diunggahnya.
"Pak! Pak! Aduh, Pak! Nabrak ya?" ujar seorang ibu-ibu dengan jeritan yang tak kalah syok.
"Nabrak, nabrak. Astagfirullahaladzim," sambung pemilik akun YouTube Trainspotter ID.
Selain berteriak karena syok, terlihat pula koper dari bagasi kabin di atas kepala yang jatuh ke lantai gerbong.
"Nabrak. Berantakan semua tasnya," ujar penumpang lain.
- YouTube/Trainspotter ID
Dikarenakan suasana di luar jendela yang gelap, sejumlah penumpang dari gerbong tengah dan belakang mulai berjalan ke gerbong selanjutnya untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Banyak yang mulanya tidak tahu bahwa mereka telah menghantam kereta lain, bahkan tidak menyadari bahwa lokasi kejadian berada tepat di area Stasiun Bekasi Timur.
Penumpang yang berada di dalam kereta juga tak bisa langsung turun begitu saja. Pasalnya, tombol untuk membuka pintu tidak berfungsi setelah kecelakaan terjadi. Hal itu membuat sejumlah penumpang terpaksa berdiam dulu di dalam gerbong.
Update korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL
- Antara
Tragedi ini memakan korban yang tidak sedikit. Berdasarkan informasi terbaru yang dihimpun oleh tvOnenews.com, tercatat sebanyak empat orang dinyatakan meninggal dunia dan setidaknya 74 orang mengalami luka-luka.
Sebagian besar korban merupakan penumpang KRL yang berada di gerbong-gerbong belakang yang hancur akibat hantaman lokomotif.