news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mantan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan..
Sumber :
  • Antara

Reaksi Mantan Dirut PT KAI Ignasius Jonan Terkait Insiden KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line

Ignasius Jonan, eks Dirut PT KAI periode 2009-2014 ikut bereaksi setelah insiden tragis yang melibatkan KA Argo Bromo dengan KRL Commuter Line di Bekasi Timur.
Selasa, 28 April 2026 - 10:37 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Ignasius Jonan ikut memberikan respons insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.

Hal itu disampaikan oleh Ignasius Jonan tak lama setelah KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL relasi Kampung Bandan-Cikarang yang terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur.

Sebuah insiden memilukan terjadi di Stasiun Bekasi Timur ketika KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL Commuter Line yang tengah berhenti darurat dari belakang.

Peristiwa itu terjadi pada Senin malam (27/4) ketika KRL Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi lagi berhenti darurat karena terdapat gangguan di perlintasan.

Konon kabarnya, sebuah taksi menjadi pemicu KRL Commuter Line menepi sejenak karena kendaraan roda empat tersebut mogok di perlintasan hingga akhirnya tertabrak.

KRL relasi Kampung Bandan-Cikarang yang tengah menunggu instruksi untuk melanjutkan perjalanan kemudian ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir-Surabaya Pasar Turi.

Sontak, para penumpang langsung berhamburan lari keluar kereta untuk menyelamatkan diri. Tak sedikit dari mereka yang masih terjebak di dalam.

Reaksi Ignasius Jonan Setelah Kecelakaan KA Argo Bromo dengan KRL Commuter Line

Mantan Dirut PT KAI Ignasius Jonan bereaksi usai kecelakaan KA Argo Bromo dengan KRL Commuter Line
Sumber :
  • Instagram @keretaapikita

Peristiwa tragis yang terjadi semalam menimbulkan banyak atensi, mulai dari masyarakat umum hingga publik figur.

Mereka ramai-ramai merespons unggahan PT KAI yang melayangkan permintaan maaf dan merilis data korban atas kejadian itu.

Lebih lanjut, dari sekian banyak simpati yang datang kepada korban, ternyata ada pesan yang terselip dari mantan Dirut PT KAI Ignasius Jonan.

Bagi yang belum tahu, Ignasius Jonan merupakan mantan Menteri Perhubungan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia sejak 25 Februari 2009 hingga 27 Oktober 2014.

Maka dari itu, tidak mengherankan jika Ignasius Jonan masih punya rasa keterikatan dengan PT KAI, termasuk setelah insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur semalam.

Di kolom komentar unggahan Instagram PT KAI yang merilis jumlah korban kecelakaan, Ignasius Jonan memberikan emoji seseorang yang bersedih.

Sontak, reaksi Ignasius Jonan tersebut ramai direspons warganet. Mayoritas dari mereka meminta agar eks Menhub itu bisa memimpin kembali PT KAI.

Tidak hanya itu, di akun Instagram-nya @ignasius.jonan, dia juga mengunggah ulang postingan video dari sebuah akun berita yang meliput insiden kecelakaan dua jenis kereta api tersebut.

Sosok Ignasius Jonan dalam Industri Kereta Api Indonesia

Mantan Dirut PT KAI Ignasius Jonan bereaksi usai kecelakaan KA Argo Bromo dengan KRL Commuter Line
Sumber :
  • Instagram @ignasius.jonan

Ignasius Jonan menjadi sosok penting yang merevolusi PT KAI selama masa jabatannya sebagai Direktur Utama pada periode 25 Februari 2009 hingga 27 Oktober 2014. 

Ia dikenal mengubah wajah kereta api dari kumuh dan semrawut menjadi bersih, ber-AC, dan tertib, serta melarang penumpang di atap. Gaya kepemimpinannya turun langsung ke lapangan menjadikannya ikon transformasi perkeretaapian Indonesia. 

Selain itu, Ignasius Jonan juga mengubah budaya KAI dari birokratis menjadi customer-oriented. Ia menekankan kebersihan stasiun, kenyamanan gerbong, dan keselamatan penumpang. 

Lebih lanjut, saat masa kepemimpinan Jonan, PT KAI melakukan perombakan besar-besaran, mulai dari menertibkan stasiun dari pedagang asongan/liar, memberlakukan sistem boarding pass (tiket sesuai ID), dan pemasangan AC di semua gerbong. 

Yang lebih liuar biasanya lagi, PT KAI di bawah Ignasius Jonan berhasil mengubah kerugian Rp150 miliar per tahun menjadi keuntungan triliunan rupiah. 

(han)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:04
05:17
06:00
10:03
14:00
29:27

Viral