- dok.kolase tvOnenews.com/ X @gnocchiq2/Instagram green sm Indonesia
Setelah Dikritik Netizen, Green SM Akhirnya Ungkapkan Duka Cita untuk Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Jakarta,tvonenews.com- Taksi online, Green SM akhirnya mengeluarkan keterangan resmi soal ungkapan duka cita atas kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.
Dalam keterangannya, Green SM mengatakan turut berdukacita atas kejadian kereta KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL memakan banyak korban.
Tragedi maut tersebut terjadi, setelah KRL menabrak taksi Green SM yang aksiden diberbeda jalur Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Tidak disangka, KRL atau commuter line jurusan Cikarang dijalur lainnya ditabrak dari bagian belakang, yang merupakan gerbong khusus wanita sama KA Argo Bromo Anggrek.
- dok.kolase tvOnenews.com/ X @gnocchiq2/Instagram green sm Indonesia
"Kami menyampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat dari para korban," bunyi keterangan resmi Green SM Indonesia diakun instagramnya @id.greensm, Selasa (28/4).
Lebih lanjut, Green SM juga berharap agar seluruh pihak terkait atas peristiwa nahas kemarin diberi pemulihan dengan cepat.
Pihak taksi online asal Vietnam itu, mengaku ikut menaruh perhatian. Juga mendukung penuh investigasi yang telah berjalan dari pihak-pihak terkait.
"Kami menaruh perhatian atas insiden ini, dan berharap seluruh pihak yang terlibat segera pulih serta dalam kondisi aman," jelasnya
"Saat ini, insiden tersebut masih dalam proses investigasi dan belum terdapat kesimpulan resmi dari pihak-pihak berwenang," pesan Green SM.
Dengan begitu, Green SM mengaku akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait.
Kemudian juga, bakal menyampaikan informasi yang relevan serta mendukung jalannya investigasi.
Kronologi Peristiwa KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL
- Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira
Merangkum dari keterangan korban yang selamat dari kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, mengaku adanya banyak orang terjepit dalam gerbong belakang.
"Banyak itu ada korban di dalam terjebak, kalau saya pas kejadian langsung ke luar gerbong," jelasnya, dikutip dari Antara.
Sehubunga dengan kejadian ini, Munir mengatakan juga kalau peristiwa ini terjadi karena dipicu adanya tabrakan KRL dengan taksi online, taksi Green SM.
KRL yang terjadi penabrakan tersebut berbeda jalur. CommuterLine (KRL) yang ia tumpangi berhenti di jalur 1, Stasiun Bekasi Timur. Saat itu, CommuterLine melaju dari arah Jakarta menuju Cikarang.
"CommuterLine yang berhenti lantaran CommuterLine yang berlawanan arah menabrak satu unit mobil taksi," katanya lagi.
Menurut Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan proses evakuasi dilakukan secara maksimal.
Respons KAI
Sehubungan dengan kasus ini, pihak PT KAI telah menyampaikan akan fokus dalam mengevakuasi seluruh korban. Kemudian juga akan ada pemberian santunan.
Vice President Coorporate Communications PT KAI Anne Purba mengatakan bahwa KAI bertanggung jawab sepenuhnya untuk penyembuhan.
Bahkan juga, asuransi hingga keperluan lainnya demi bisa memberikan dukungan kepada korban dari kccelakaan maut kemarin.
"Semuanya pasti akan kami siapkan. KAI pasti akan bertanggung jawab dari sisi baik penyembuhan, asuransi, dan yang lainnya," katanya.
"Kami berkomitmen untuk bertanggung jawab untuk itu," sambung Anne dikutip dari Antara.
Sebelumnya pihak KAI telah mengonfirmasi 240 penumpang kereta api Argo Bromo Anggrek selamat, dan telah dievakuasi dari lokasi kecelakaan kereta yang juga melibatkan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.(klw)