news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Arifah Choiri Fauzi di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026)..
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Syifa Aulia

Usai Pernyataannya Ingin Pindahkan Gerbong Perempuan ke Tengah Viral, Menteri PPPA: Tidak Ada Maksud dari Saya untuk Mengabaikan Keselamatan Penumpang Lainnya

Pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi terkait KRL sempat viral di media sosial. 
Kamis, 30 April 2026 - 10:47 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi terkait KRL sempat viral di media sosial. 

Pernyataan ini diucapkan usai terjadinya kecelakaan tabrakan kereta antara kereta jarak jauh dan KRL terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026). 

Gerbong yang paling terdampak adalah gerbong perempuan. Akibat kecelakaan tersebut 16 orang dinyatakan meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. 

"Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah," katanya kepada wartawan setelah menjenguk korban di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Sontak pernyataan Menteri PPPA viral. Dia pun lantas meminta maaf atas pernyataannya yang kurang tepat pascainsiden kecelakaan tersebut. 

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut," ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Arifah menegaskan keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu. Tak memandang jenis kelamin perempuan maupun jenis kelamin laki-laki.

"Saat ini prioritas utama pemerintah adalah memastikan penanganan terbaik bagi seluruh korban baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka," terangnya. 

Arifah mengatakan pernyataannya itu tidak bermaksud untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya.

"Tidak ada maksud dari saya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya. Saya memahami bahwa dalam situasi duka seperti ini, yang menjadi fokus utama adalah keselamatan, penanganan korban serta empati kepada seluruh keluarga yang terdampak," ujarnya. 

Dia berharap proses penanganan insiden kecelakaan kereta tersebut dilakukan secara cepat, adil dan menyeluruh. (ant/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:19
01:18
05:01
01:45
01:05
01:11

Viral