- dok.kolase tvOnenews.com /toktok Tiktok dedi mulyadi
Dedi Mulyadi Tenangkan Pedagang yang Kiosnya Dibakar saat May Day Ricuh di Bandung: Utang dan Modal Kios Lunas, Bapak Enggak Punya Beban
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menenangkan sekaligus membantu pedagang yang kiosnya dibakar saat kericuhan May Day di Kota Bandung pada Jumat (1/5/2026).
Nandang merupakan salah satu pedagang yang tak beruntung di hari itu.
Tempatnya mencari nafkah untuk mencukupi kehidupan sehari-hari musnah oleh si jago merah gara-gara para perusuh tak bertanggung jawab.
Kang Dedi Mulyadi atau KDM mengatakan Nandang sempat menangis saat bertemu dengannya.
Penjual rokok hingga gas elpiji ini tidak bisa menyembunyikan kesedihannya karena kehilangan tempat usaha.
"Bapak Nandang menangis di hadapan saya karena kios tempat jualan rokok, bensin dan gas elpiji 3 kilogram dibakar oleh para perusuh saat mereka melakukan upaya kerusuhan di Kota Bandung saat May Day," kata KDM di unggahan Instagram-nya, Minggu (3/5/2025).
Meski demikian, sambung Dedi Mulyadi, Nandang sudah lebih tenang. Pasalnya, utang hingga modalnya sudah dilunasi.
KDM pun mengingatkan agar Nandang tidak usah sering melamun gara-gara kios tersebut.
"Bapak jangan ngelamun saja, utang pembuatan kios dan modal kiosnya sudah lunas, Bapak enggak punya beban," hibur KDM.
Selain menenangkan dan membantu Nandang, Dedi Mulyadi juga mengangkat pedagang itu untuk bekerja sebagai petugas kebersihan yang nantinya bertugas di bekas lokasi kejadian.
"Mulai hari Senin Bapak Nandang kerja jadi apa? Tenaga kebersihan di tempat Bapak jualan," terangnya.
Nandang pun lantas bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Dedi Mulyadi.
Terkait para perusuh itu, KDM memastikan mereka akan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku.
Meski demikian, dia juga membuka opsi pembinaan bagi sejumlah pelaku di bawah umur. Meski demikian, aspek hukum perlu dilihat terlebih dahulu.
"Selanjutnya apabila mereka di bawah umur pasti ada ketentuan undang-undang yang mengaturnya dan saya sebagai gubernur siap membina anak-anak itu untuk menjadi anak-anak yang tidak lagi berbuat onar di Kota Bandung," tegasnya. (nsi)