- Tangkapan layar YouTube MPRGOID
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound
Juri LCC Empat Pilar MPR RI Unggah Status WhatsApp
Nama Indri Wahyuni menjadi perbincangan hangat publik usai viral video Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinisi Kalimanatan Barat (Kalbar) diduga miliki unsur kecurangan.
Lantas Indri Wahyuni pun menuai kritik tajam dari pbulik dengan sikapnya yang enggan mengklarifikasi atau menyampaikan permohonan maaf terkait kesalahan penilaian dirinya sebagai juri LCC tersebut.
Tak sampai di situ, netizen pun lantas memburu sejumlah akun media sosial Indri Wahyuni usai video dirinya yang mengkritik pembelaan seorang peserta lomba itu.
Polemik pun terus bergulir dengan viralnya status Whatsapp Indri Wahyuni yang tersebar diberbagai akun media sosial.
Buakan menyesal ataupun menyampaikan permintaan maaf, Indri Wahyuni justru memberikan pembelaan terkait keputusannya sebagai dewan juri.
"Jawaban sapu jagad tapi ga ada yang mau buka ini. Seoalah-olah jawaban tersebut benar. Sekaolah yang menang dinilai tidak pantas menang. Padahal hasil akhir tetap sekolah tersebut yang menang. Semoga ada jalan untuk sekolah tersebut membuktikan diri di nasional bahwa mereka pantas menang dan jadi juara," tulis status yang disebutkan curhatan dari Indri Wahyuni dilihat pada Rabu (13/5/2026).
Lantas pernyataan yang dialayangkan lewat status Whatsapp milik Indri Wahyuni itu pun kemabli menuai polemik dari warganet.
Pasalnya, berbagai paltform media sosial dan penggunanya menilai Indri Wahyuni justru enggan meminta maaf justru membela sekolah yang menjadi peserta dan menjadi juara dari LCC.
Publik menilai Indri wahyuni tak menjaga integritas dan netralitasnya sebagai dewan juri yang tak sepatutnya menyatakan pembelaan terhadap salah satu sekolah yang menjadi peserta lomba.
"Cuma karena sekolah tersebut tidak terkenal lalu tidak pantas dibanggakan?. Itu sekolah jauh, terpencil dan bekas wilayah konflik tahun 1999. Bukankah semangatnya adalah siapaun yang maju mewakili provinsi harus diabnggakan?. They deserve teh win, that's all... May Allah bless their way to go to Grand Final," tulis Indri Wahyuni.
Adapun dalam LCC MPR RI 2026 yang menjadi polemik itu SMAN 1 Sambas dianyatakan menang dan berhak melaju ke tahap perlombaan tingkat nasional meski terdapat polemik terkait viralnya jawaban yang dibenarkan oleh dewan juri.