- Istimewa
Turis Italia Dijambret di Bundaran HI, DPRD DKI Sentil Keras Jakarta yang Dinilai Makin Tidak Aman
Ia menilai satu video viral mengenai tindak kriminal terhadap turis dapat menghapus berbagai upaya promosi kota yang selama ini dibangun pemerintah maupun masyarakat.
Menurutnya, Jakarta harus mampu menunjukkan bahwa ruang publik aman bagi siapa pun, termasuk wisatawan mancanegara.
“Jangan sampai Jakarta dikenal bukan karena kemajuannya, tapi karena orang merasa tidak aman saat berjalan di ruang publik,” tandasnya.
Penjambretan Jalanan Kembali Jadi Sorotan
Kasus penjambretan di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir memang kembali menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah aksi kriminal jalanan kerap viral di media sosial, mulai dari pencurian ponsel hingga penjambretan terhadap pengendara maupun pejalan kaki.
Kawasan ramai dan pusat aktivitas publik dinilai masih menjadi titik rawan kejahatan jalanan, terutama pada jam-jam tertentu.
Peristiwa yang menimpa turis Italia di Bundaran HI juga memunculkan desakan agar pengawasan di kawasan strategis ibu kota diperketat.
Masyarakat berharap aparat keamanan bersama pemerintah daerah dapat meningkatkan patroli, pengawasan CCTV, serta penindakan terhadap pelaku kejahatan jalanan yang dinilai semakin meresahkan.
Keamanan Ruang Publik Jadi Sorotan
Pernyataan Kevin sekaligus menyoroti pentingnya keamanan ruang publik di tengah ambisi Jakarta menjadi kota global.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan kota tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari rasa aman yang dirasakan masyarakat sehari-hari.
Karena itu, ia meminta persoalan kriminalitas jalanan tidak dianggap sepele dan harus segera ditangani secara serius agar tidak terus berulang di pusat ibu kota. (saa/nsp)