- YouTube/MPRGOID
Pimpinan MPR Turun Tangan Tangani Dugaan Teror ke Josepha Usai Polemik Lomba Cerdas Cermat, Kondisi Ocha Disebut Memprihatinkan
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno angkat bicara soal dugaan intimidasi terhadap Josepha Alexandra atau Ocha dan rekan-rekannya dari Grup C SMAN 1 Pontianak setelah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat ramai menjadi sorotan publik.
Eddy menegaskan seluruh pihak harus menghormati Josepha Alexandra, teman satu timnya, maupun SMAN 1 Pontianak. Ia juga memastikan komitmennya untuk melindungi mereka dari segala bentuk tekanan.
“Tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apapun terhadap Josepha, rekan-rekan satu grupnya maupun SMAN 1 Pontianak. Sikap mereka wajib dihormati dan saya berkomitmen melindungi mereka dari intimidasi dalam bentuk apapun,” tegas Eddy kepada wartawan, dikutip Minggu (17/5/2026).
Sebelumnya, Eddy juga merespons keputusan SMAN 1 Pontianak yang memilih tidak mengikuti final ulang LCC Empat Pilar. Ia menyebut MPR menghargai langkah yang diambil pihak sekolah.
“Surat resmi dari SMAN 1 Pontianak sudah kami diterima dan kami menghormati sikap tersebut. Dialog sudah kami lakukan dengan pihak SMAN 1 secara terbuka dan penuh kekeluargaan ketika Kepala dan Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak bersilaturahim ke MPR RI pada hari Kamis (14 Mei),” kata Eddy.
Politikus PAN tersebut mengatakan polemik yang terjadi harus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan LCC Empat Pilar dan metode sosialisasi Empat Pilar MPR RI ke depan.
“Ini menjadi momentum perbaikan terus menerus bagi rangkaian acara LCC Empat Pilar MPR RI sekaligus perbaikan bagi berbagai metode Sosialisasi Empat Pilar MPR ke depannya,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sikap SMAN 1 Pontianak yang tetap mendukung SMAN 1 Sambas sebagai juara pertama untuk menghadapi tahapan final nasional.
“Saya salut dengan sikap kesatria dan sportivitas tinggi dari seluruh civitas SMAN 1 Pontianak yang tidak hanya siap mendukung juara 1 lomba untuk maju ke tahapan final lomba nasional LCC, namun juga semangat mereka untuk tetap mengikuti LCC MPR RI di tahun-tahun mendatang," pungkasnya.
Sebagai informasi, media sosial kembali dihebohkan oleh tangkapan layar pesan dari nomor tidak dikenal yang diduga berisi ancaman somasi kepada Josepha Alexandra alias Ocha.