news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) saat meresmikan area klenteng Tian Fu Gong di PIK, Jakarta Utara, Minggu (17/5)..
Sumber :
  • Antara

Gubernur Pramono Anung Desak Hukuman Berat bagi Penjambret WNA di Bundaran HI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap kasus penjambretan yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. 
Minggu, 17 Mei 2026 - 23:32 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap kasus penjambretan yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. 

Ia meminta pihak kepolisian tidak ragu dalam memberikan sanksi yang memberikan efek jera kepada pelaku.

"Kalau udah tertangkap dihukum aja seberat-beratnya," tegas Pramono saat ditemui usai peresmian area klenteng Tian Fu Gong di PIK, Jakarta Utara, Minggu (17/5).

Menurut Pramono, aksi kriminalitas jalanan seperti penjambretan dan premanisme berpotensi merusak keamanan warga sekaligus mencoreng nama baik Jakarta di mata dunia. 

Apalagi, Jakarta saat ini tengah memposisikan diri sebagai kota global yang mengandalkan sektor pariwisata dan bisnis.

"Jakarta ini sekarang ini menjadi kota teraman nomor dua di ASEAN. Dan tentunya momentum ini harus dijaga bersama," kata Pramono.

Kejadian yang menimpa wisatawan asal Italia tersebut berlangsung pada Kamis (14/5) sore. Saat itu, korban tengah menggunakan ponselnya di pinggir jalan kawasan ikonik Bundaran HI. 

Tiba-tiba, seorang pengendara motor berwarna merah menyambar telepon genggam tipe Motorola Neo 60 milik korban. 

Aksi tersebut sempat terekam kamera dasbor salah satu mobil yang melintas, memperlihatkan korban terjatuh saat berusaha mengejar pelaku.

Terkait kasus tersebut, Polres Metro Jakarta Pusat segera bergerak cepat. Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menyatakan pihaknya terus mengumpulkan bukti untuk mengidentifikasi pelaku. 

"Unit Reskrim Polsek dibantu SatReskrim Polres masih berupaya untuk mengidentifikasi pelaku," jelas Braiel pada Jumat (15/5).

Pramono Anung menyatakan dukungan penuh kepada langkah kepolisian dalam menyisir praktik-praktik premanisme yang meresahkan masyarakat. 

Ia menekankan bahwa ruang publik di Jakarta harus tetap kondusif bagi siapa saja.

"Maka saya terhadap tindakan-tindakan yang premanisme dan sebagainya memberikan support sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas," ujar Pramono.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dilaporkan telah berhasil mengamankan pelaku pada Jumat (15/5) lalu, menyusul pemeriksaan intensif terhadap korban dan saksi-saksi di lokasi kejadian. 

Kawasan Bundaran HI yang menjadi TKP sendiri merupakan salah satu titik paling ramai di Jakarta yang menjadi pusat aktivitas warga dan kunjungan turis mancanegara. (ant/dpi)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:06
02:06
05:01
05:14
03:43
03:22

Viral