news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Puncak HUT Ke-64: Menwa Jayakarta Tegaskan Peran Nyata sebagai Wadah Strategis Penghimpun Kekuatan Bela Negara di Perguruan Tinggi.
Sumber :
  • Istimewa

Menginjak Usia 64 Tahun, Menwa Jayakarta Tegaskan Peran Nyata sebagai Wadah Strategis Penghimpun Kekuatan Bela Negara di Perguruan Tinggi

Komando Resimen Mahasiswa Jayakarta menggelar acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 di Aula Lantai 5 Skomen Jayakarta, Pulomas Barat Jumat (15/5/2026).
Senin, 18 Mei 2026 - 09:13 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Komando Resimen Mahasiswa Jayakarta menggelar acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 di Aula Lantai 5 Skomen Jayakarta, Pulomas Barat, Jakarta Timur, Jumat (15/5/2026).

Kini, Resimen Mahasiswa Jayakarta resmi menginjak usia yang ke-64 tahun. Momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi sekaligus penegasan peran nyata Menwa Jayakarta sebagai wadah strategis dalam menghimpun potensi bela negara di lingkungan perguruan tinggi.

Resimen Mahasiswa telah mengabdi sejak berdiri pada 15 Mei 1962. Sehingga acara puncak ini secara khusus didedikasikan untuk seluruh anggota Menwa Jayakarta yang selama ini telah berjuang tanpa lelah menggelorakan semangat bela negara di berbagai kampus. 

Peringatan sejarah ini dihadiri langsung oleh jajaran alumni, senior lintas generasi, serta ratusan anggota Menwa aktif dari puluhan perguruan tinggi di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Ujian Sejarah dan Keteguhan Eksistensi

​Dalam sambutannya, Komandan Menwa Jayakarta Letkol Chk Andi Putu Hamka, menyampaikan rasa haru sekaligus bangganya atas konsistensi serta keteguhan hati organisasi yang tetap berdiri kokoh melintasi berbagai dinamika zaman.

"Hari ini merupakan hari yang sangat sakral bagi kita semua. Usia 64 tahun bukan waktu yang singkat bagi Resimen Mahasiswa. Jika diibaratkan usia manusia, ini adalah usia yang sudah sangat matang dengan berbagai pengalaman, tantangan, suka, dan duka yang telah dilalui," kata Putu, kepada wartawan, Minggu (16/5/2026).

Secara khusus, ia menyoroti daya tahan Menwa Jayakarta pasca-reformasi 1998, di mana terjadi perubahan kebijakan pola pembinaan dan dukungan anggaran dari negara. Kehilangan instrumen pembinaan struktural menjadi tantangan besar yang membuat banyak organisasi serupa sulit bertahan dalam jangka panjang. Namun, Menwa Jayakarta berhasil mematahkan tren tersebut.

"Sudah 26 tahun Menwa lepas dari pola pembinaan sebelumnya, tetapi Menwa Jayakarta masih berdiri kokoh. Bahkan markas komando kita, yang dulunya hanya bangunan dua lantai, kini telah berkembang menjadi gedung lima lantai yang representatif. Begitu banyak cobaan, tempaan, serta ujian fisik maupun mental yang menguji batas kemampuan kita. Semua ini bisa terwujud berkat dukungan tulus para senior, alumni, dan para pimpinan di berbagai lembaga pemerintah maupun swasta," ujarnya.

Rekam Jejak Operasi dan Posisi Strategis Pertahanan

Lebih lanjut, dalam refleksi historisnya, Komandan Menwa Jayakarta mengingatkan kembali peran historis Menwa yang kaya akan prestasi dan penugasan negara. Dalam sejarahnya, kader-kader Menwa pernah terlibat aktif dalam berbagai operasi penting, mulai dari pemberantasan PKI, berbagai rotasi Operasi Seroja di Timor Timur, misi perdamaian Garuda di Kongo, hingga penugasan di Sinai.

Terkait regulasi modern, ia juga menyinggung posisi strategis Menwa pasca-terbitnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN) yang menyebutkan anggota Menwa sebagai Komponen Pendukung Pertahanan Negara. Jauh sebelum regulasi tersebut diterbitkan secara formal, Menwa secara substansial telah mengakar dalam doktrin pertahanan sipil.

"Secara de facto, Menwa sudah sejak lama menjalankan fungsi sebagai pilar penting pengabdian dan bela negara," ungkap Putu.

Laporan Rangkaian Kegiatan oleh Ketua Panitia

​Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pelaksana HUT ke-64 Menwa Jayakarta, Adam Fakhrian yang berasal dari Satuan Menwa Universitas BSI, memberikan keterangan mengenai rangkaian kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan Menwa Jayakarta sebelum menuju ke acara puncak.

Adam menjelaskan bahwa seluruh rangkaian peringatan ini dirancang untuk menyentuh berbagai aspek kemasyarakatan serta memperkuat solidaritas internal organisasi.

"Rangkaian peringatan kami awali dengan aksi nyata peduli masyarakat melalui Karya Bhakti lingkungan berupa perbaikan taman umum, renovasi rumah ibadah, hingga ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) sebagai bentuk penghormatan nyata kami terhadap sejarah besar bangsa ini," imbuh Adam.

Lebih lanjut, Adam menambahkan bahwa kemeriahan dan tolok ukur prestasi juga dibangun melalui ketangkasan serta sportivitas olahraga. 

​"Kami juga sukses menyelenggarakan pertandingan olahraga Menwa se- Jakarta serta Lomba Tembak Reaksi Menwa Tingkat Nasional yang diikuti oleh 30 tim terbaik Menwa dari Sabang sampai Merauke. Kami sangat bangga dan bersyukur karena seluruh kegiatan ini dapat terlaksana secara mandiri atas dasar militansi kader serta sokongan moral yang luar biasa dari para pihak baik pemerintah, swasta maupun tokoh masyarakat yang peduli meskipun bergerak tanpa alokasi anggaran khusus," pungkas Adam. 

Sinergi Kolaborasi dan Kemeriahan Panggung Hiburan

Suasana kebersamaan pada malam puncak kian kuat dengan kehadiran dan sambutan jajaran pejabat tinggi negara lintas instansi yang menyatakan mendukung penuh berbagai kegiatan positif Menwa Jayakarta di antaranya Anggota DPR RI, Ketua DPRD DKI Jakarta, Direktur Badan Narkotika Nasional (BNN), Jajaran TNI dan Polri, Komisaris BUMN, serta Tokoh Muda Jakarta, Heikal Safar, yang turut memberikan dukungan besar bagi kemajuan organisasi Menwa Jayakarta. 

​Panggung hiburan dikemas secara apik dan interaktif dengan menghadirkan deretan artis papan atas serta komedian legendaris tanah air. 

Penampilan menghibur dari Caesar YKS, Opie Kumis, Mastur, Yadi Sembako, Bang Kubil, Aziz Gagap, grup The Boys Job, serta alunan musik dari DJ Arra, berhasil mencairkan suasana dan membawa kegembiraan serta gelak tawa yang mendalam bagi seluruh keluarga besar Menwa Jayakarta yang hadir.

Momentum HUT ke-64 ini sekaligus menjadi refleksi penting bagi generasi muda Menwa Jayakarta untuk terus memegang teguh komitmen pengabdian. Keteguhan hati dari seluruh kader, baik di tingkat komando maupun Satuan Menwa di kampus-kampus, dinilai menjadi pilar utama dalam menjaga eksistensi organisasi di tengah tantangan global.

Rangkaian acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Komandan Menwa Jayakarta bersama para pejabat negara,alumni, tokoh pemuda, serta perwakilan artis yang hadir sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama serta ramah tamah antar kampus regional Jakarta, Jawa Barat, dan Banten guna mempererat jiwa kebersamaan sebagai generasi muda yang sadar akan tanggung jawab serta kehormatan pembelaan negara. (muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

33:03
01:17
05:40
03:35
03:23
04:49

Viral