- tim tvOnenews - Syifa
Pramono Anung: 3.362 CCTV Jakarta Kini Dikelola Polda Metro Jaya Lewat Integrasi Sistem
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan sebanyak 3.362 CCTV di Jakarta dikelola oleh Polda Metro Jaya.
Hal itu disampaikan usai penandatangan nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya terkait integrasi CCTV.
Pramono menuturkan integrasi atau penggabungan sistem CCTV ini bertujuan untuk mempermudah pengawasan tindak pidana maupun lalu lintas di Jakarta.
“Saya mendapatkan laporan di Polda Metro Jaya sekarang ini mengelola CCTV kurang lebih 3.362 CCTV,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (18/5/2026).
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyebut jumlah kamera pengawas atau CCTV di Jakarta sudah cukup banyak.
“Dari data yang ada, jumlah CCTV yang ada di DKI Jakarta sudah cukup besar,” ungkap Asep di Balai Kota Jakarta, Senin (18/5/2026).
Namun, dia menyebut keberadaan CCTV tersebut masih belum optimal lantaran sistem pengelolaannya masih terpisah di berbagai instansi dan fasilitas publik.
“Ada yang dikelola oleh perangkat daerah, BUMD, fasilitas publik, transportasi, hingga bangunan setiap-setiap gedung perkantoran,” jelas Asep.
Asep menyebut banyaknya jumlah CCTV di Jakarta belum tentu efektif jika sistem yang digunakan masih berjalan sendiri-sendiri.
“Tetapi jumlah kamera yang banyak belum tentu efektif kalau sistemnya masih terpisah-pisah,” tambahnya.
Menurutnya, integrasi sistem CCTV perlu dilakukan untuk mencegah, memantau, hingga penanganan atas tindak pidana maupun kemacetan lalu lintas.
“Jadi ketika ada kejadian, informasi awal bisa lebih cepat diperoleh. Ketika ada gangguan ketertiban, lokasi bisa segera terpantau,” kata Asep.
“Akses terhadap CCTV ini nantinya harus tetap tertib, penggunaannya harus jelas, SOP-nya harus disiapkan, dan perlindungan privasi masyarakat juga harus tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (saa)