news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pengakuan Mengejutkan Ilma Sani saat Dibawa ke Kantor Grib Jaya: Banyak Kata-kata Tidak Pantas.
Sumber :
  • tvOnenews - adinda

Pengakuan Mengejutkan Ilma Sani saat Dibawa ke Kantor Grib Jaya: Banyak Kata-kata Tidak Pantas

Mencuat pengakuan mengejutkan Ilma Sani Fitriana, Anak penulis Ahmad Bahar yang diduga diintimidasi Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshal alias Hercules dan
Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini mencuat pengakuan mengejutkan Ilma Sani Fitriana, Anak penulis Ahmad Bahar yang diduga diintimidasi Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshal alias Hercules dan anggotanya padanya saat dibawa ke Kantor Grib Jaya, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dalam pengakuannya, dirinya mendapatkan kata-kata tidak pantas dan dipaksa copot jilbab, ditodong senjata api.

Sebelumnnya diketahui, anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana, melayangkan laporan terhadap Hercules dan anggota GRIB Jaya ke Polda Metro Jaya, pada Jumat (22/5/2026). 

Hercules dilaporkan terkait dugaan penyekapan yang terjadi pada 17 Mei 2026, sementara itu Anggota GRIB Jaya dilaporkan akibat peristiwa jemput paksa.

Adapun laporan ini telah teregister dengan nomor STTLP/B/3678/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA dan nomor STTLP/B/3679/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 22 Mei 2026.

“Kami mendampingi Saudara Ilma Sani Fitriana untuk membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya. Nah, pelaporan ini ada dua laporan rencananya. Yang pertama ditujukan kepada Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya, dan yang kedua adalah Unit Cyber Crime, atau Direktorat Reserse Kriminal Khusus Siber Polda Metro Jaya,” kata Kuasa Hukum Ilma, Gufroni, kepada wartawan, Jumat (22/5/2026).

Lebih lanjut Gufroni menerangkan, laporan yang pertama yakni terkait dengan adanya dugaan tindakan pengepungan rumah, penculikan, penyanderaan, hingga ancaman dan verbal, kekerasan verbal.

“Kemudian ada penggunaan senjata api,, dan merendahkan klien kami, yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan sebagai Ormas GRIB, dan juga diduga dilakukan oleh ketua umumnya, dalam hal ini adalah Bapak Hercules,” ujar Gufroni.

Kemudian Gufroni menuturkan, atas peristiwa ini, kliennya merasa terguncang jiwanya dan mengalami ketakutan yang luar biasa. Bahkan, pada hari Minggu, 17 Mei 2026, Ilma dibawa paksa oleh sekelompok orang menuju markas GRIB Jaya Pusat.

“Di sana diinterogasi, dipaksa untuk mengakui bahwa Saudari Ilma yang melakukan pengiriman, pesan kepada Hercules dan istrinya yang berisikan ancaman-ancaman melalui WhatsApp-nya. Padahal itu bukan dilakukan oleh Ilma, dan sudah dijelaskan sebelum-sebelumnya bahwa handphone-nya diretas. Ya WA di-hack sehingga pada saat kejadian itu memang dia tidak bisa mengoperasikan handphone-nya,” terang Gufroni.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:17
12:40
03:47
02:02
05:02
04:25

Viral