- tvOnenews.com/Adinda
Hercules Disebut Todong Senpi dan Paksa Copot Jilbab Putri Penulis Ahmad Bahar, Pihak GRIB Jaya Buka Suara
tvOnenews.com – Kasus dugaan intimidasi dan perampasan kemerdekaan yang menimpa Ilma Sani Fitriana, putri dari penulis Ahmad Bahar, kini memasuki babak baru di ranah hukum. Kasus ini memantik sorotan tajam publik setelah nama Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshal alias Hercules beserta sejumlah anggotanya resmi dilaporkan ke Mapolda Metro Jaya atas dugaan tindakan penyekapan dan kekerasan verbal.
Perseteruan ini kian memanas setelah kedua belah pihak saling melempar argumen kontradiktif terkait kronologi penjemputan paksa yang terjadi di kawasan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Minggu (17/5/2026) lalu.
Pihak korban telah resmi melayangkan dua laporan polisi sekaligus yang teregister dengan nomor STTLP/B/3678/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA terkait dugaan pelanggaran Pasal 446 KUHP jo Pasal 451 KUHP tentang perampasan kemerdekaan, serta nomor STTLP/B/3679/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA terkait kasus dugaan kejahatan siber (UU ITE).
- tvOnenews - adinda
Pengakuan Memilukan Ilma Sani: Ditodong Senpi hingga Dipaksa Copot Jilbab oleh Hercules
Sambil menangis histeris saat mengadu ke Kantor Komnas HAM Jakarta Ilma Sani Fitriana membeberkan rentetan perlakuan keji dan intimidatif yang diterimanya saat diinterogasi di markas pusat GRIB Jaya.
Ilma mengaku dikepung oleh belasan pria berbadan besar dan dipaksa untuk mengakui bahwa dirinya adalah pengirim pesan WhatsApp bernada ancaman yang ditujukan kepada Hercules dan istrinya.
Padahal, menurut Ilma, nomor telepon genggamnya telah diretas oleh pihak ketiga beberapa hari sebelum insiden penjemputan paksa tersebut terjadi.
"Pak Hercules bilang, 'Kamu nih ya ngapain ancam-ancam saya dan istri saya'. Saya bilang, 'Maaf Pak bukan saya'. Tapi beliau tetap tidak percaya," kenang Ilma meratapi nasibnya, dikutip Sabtu (23/5/2026).
Tak sampai di situ, Ilma menyebut Hercules melontarkan kata-kata kasar, merendahkan martabatnya dengan menyuruh melepas hijab, hingga mengeluarkan benda diduga senjata api.
"Beliau tidak percaya, akhirnya bilang, 'Copot saja itu jilbab kamu'. Dia juga bilang, 'Kalau misalnya Bapak kamu ada di sini sudah saya telanjangin Bapak kamu, nanti biar kamu yang videokan'. Sambil dia keluarkan pistol itu, 'Ini saya tembakkan, dor-dor' dua kali dia tembakkan," beber Ilma menirukan ancaman tersebut.