- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Harga Pangan Nasional Jelang Idul Adha, Harga Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik
Jakarta, tvOnenews.com - Gelombang kenaikan harga pangan mulai terasa di berbagai daerah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Sejumlah komoditas strategis mengalami lonjakan harga cukup tajam, terutama cabai dan daging sapi, di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang perayaan kurban.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia pada Minggu (24/5/2026) pukul 09.10 WIB, mayoritas bahan pangan nasional bergerak naik. Lonjakan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai yang kembali memanaskan pasar tradisional.
Harga cabai rawit merah tercatat melonjak 7,93 persen menjadi Rp73.500 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit hijau yang naik 7,44 persen menjadi Rp54.150 per kilogram.
- Freepik
Sementara itu, cabai merah keriting menembus Rp54.900 per kilogram setelah naik 6,09 persen. Adapun cabai merah besar naik 5,02 persen menjadi Rp57.550 per kilogram.
Kenaikan tajam harga cabai terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga dan sektor kuliner menjelang Idul Adha. Kondisi tersebut mulai memicu kekhawatiran terhadap tekanan inflasi pangan dalam beberapa pekan ke depan.
Tak hanya cabai, harga daging sapi juga ikut bergerak naik. Daging sapi kualitas I kini mencapai Rp148.300 per kilogram atau naik 0,41 persen. Sedangkan daging sapi kualitas II tercatat Rp139.450 per kilogram, naik 0,22 persen.
Di sisi lain, harga bawang merah ikut terkerek naik 2 persen menjadi Rp48.350 per kilogram. Namun bawang putih ukuran sedang justru turun tipis 0,39 persen menjadi Rp38.650 per kilogram.
Kelompok beras juga menunjukkan tren kenaikan terbatas. Beras kualitas bawah I naik 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kilogram, sementara beras kualitas super I naik 0,29 persen menjadi Rp17.450 per kilogram.
Namun tidak seluruh jenis beras mengalami kenaikan. Beras kualitas medium I dan medium II tercatat stagnan masing-masing di level Rp16.150 dan Rp16.000 per kilogram. Beras kualitas bawah II justru turun 0,69 persen menjadi Rp14.450 per kilogram.
Pada komoditas lainnya, harga minyak goreng curah naik tipis 0,24 persen menjadi Rp20.600 per kilogram.
Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek I turun 0,21 persen menjadi Rp23.900 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan bermerek II tetap di level Rp23.100 per kilogram.